Kota Yogya

Bawaslu Kota Yogya Sisir Potensi WNA dalam DPT

Bawaslu lakukan investigasi tiga nama dalam DPT yang tercatat dengan keterangan kelahiran asing di Kelurahan Panembahan, Kecamatan Keraton.

Bawaslu Kota Yogya Sisir Potensi WNA dalam DPT
internet
Logo Bawaslu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisioner Bawaslu Kota Yogya Noor Harsya Aryo Samudro mengatakan setelah ditemukannya satu orang WNA yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 di Mergangsan, pihaknya terus melakukan penyisiran di lapangan terkait potensi WNA lain yang juga masuk dalam DPT.

"Bawaslu menemukan satu WNA asal Spanyol yang punya KTP-el tapi masuk DPTHP (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan) tahap II di TPS 38 Wirogunan. Tapi karena KPU Kota sedang bimtek, maka akan kita tindak lanjuti dengan menyisir lagi WNA yang masuk DPT," jelasnya pada Tribunjogja.com, Rabu (6/3/2019).

Harsya mengatakan, ia sedang melakukan investigasi tiga nama dalam DPT yang tercatat dengan keterangan kelahiran asing di Kelurahan Panembahan, Kecamatan Keraton.

Baca: On Trend: 6 Gaya Mix and Match Koleksi Terbaru Gaudi Clothing

"Tapi sudah kami pastikan bahwa ketiganya merupakan WNI dan KTP-el juga menunjukkan mereka WNI," terangnya.

Selain turun ke lapangan, Harsya juga mengatakan bahwa pihaknya menyisit data WNA dalam DPT melalui aplikasi.

Pihaknya merunut nama asing dan kelahiran luar negeri dari daftar DPT.

"Itu (lewat aplikasi) untuk mengetahui dengan cepat nama asing dan kelahiran asingnya, untuk kemudian kami catat dan kamo klarifikasi," bebernya.

Ia pun sudah meminta daftar permohonan WNA yang mengurus dokumen kependudukan Kota Yogya untuk mempermudah proses pelacakan DPT WNA.

Baca: Delapan WNA di Bantul Masuk Daftar Pemilih

"Rekomendasi kami ke KPU selanjutnya adalah memberikan saran perbaikan DPT dan meminta agar WNA di-TMS-kan (Tidak Memenuhi Syarat)," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved