Kota Magelang

Cari Bibit Inovator Muda Bidang Sains Dan Teknologi, Balitbang Gelar Kompetisi Roket Air

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang kembali menggelar apresiasi budaya IPTEK berupa Kompetisi Roket Air (KRA) Tingkat Kota

Cari Bibit Inovator Muda Bidang Sains Dan Teknologi, Balitbang Gelar Kompetisi Roket Air
Dok Pemkot Magelang
Para peserta kompetisi roket air mengikuti sosialisasi yang diselenggarakan oleh Balitbang Kota Magelang, di Aula Bakorwil, Rabu (27/2/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang kembali menggelar apresiasi budaya IPTEK berupa Kompetisi Roket Air (KRA) Tingkat Kota Magelang Kategori SMP sederajat.

Kompetisi ini dimaksudkan untuk mencari bibit inovator muda dalam bidang sains dan teknologi.

"Kompetisi ini difokuskan pada desain dan peluncuran roket air. Kita menggandeng Taman Pintar Jogjakarta untuk pelaksanaan kompetisi kali ini," jelas Kepala Balitbang Kota Magelang, Arif Barata Sakti, di sela sosialisasi KRA, Rabu (27/2/2019).

Arif menyebutkan, tema yang diangkat dalam KRA tahun ini yaitu "Partisipasi Aktif Pelajar Mendukung Kemajuan Teknologi Dirgantara Menuju Terwujudnya Kota Magelang Yang Modern Dan Cerdas".

"Melalui kompetisi ini, diharapkan dapat menumbuhkembangkan budaya IPTEK bagi masyarakat, khususnya minat anak dan generasi muda terhadap sains melalui imajinasi, percobaan, dan permainan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas," terang Arif.

Tahun ini, lanjut Arif, ada ratusan siswa dari seluruh SMP di Kota Magelang yang turut serta dalam KRA. Adapun jumlah roket yang dilombakan sebanyak 200an roket.

Dalam prakteknya, para peserta nantinya akan diberikan waktu selama 2 jam untuk merakit dan menerbangkan roket buatan mereka.

Roket yang dibuat adalah roket dengan sistem satu tingkat, yaitu dengan satu botol sebagai ruang kompresi roket.

"Panitia menyediakan semua peralatan, seperti launcher, air, pompa (kompresor). Sedangkan botol plastik dibawa sendiri oleh peserta," urai Arif.

Kasubid Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Balitbang Kota Magelang, Ratna Haryanti menambahkan, KRA tahun ini dilaksanakan dalam beberapa tahap.

Mulai dari pendaftaran (27 Februari-12 Maret 2019), Sosialisasi (27 Februari), Workshop (26 Maret), Kompetisi (20 Juni).

"Untuk sosialisasi sudah kita laksanakan hari ini dengan menghadirkan para peserta dan guru pendamping. Sosialisasi ini penting agar para peserta tahu aturan-aturan serta persiapannya seperti apa," ungkap Arif.

Total hadiah yang diperebutkan dalam kompetisi ini mencapai ratusan juta rupiah.

Terdiri dari Rp 2,5 juta (juara I), Rp 2 juta (juara II), Rp 1,5 juta (juara III), Rp 1,25 juta (juara harapan I), Rp 1 juta (juara harapan II), Rp 750 ribu (juara harapan III). Para pemenang juga akan diberikan tropi serta piagam dari Walikota Magelang.

"Selain itu, juga akan diberikan penghargaan desain roket air terbaik I, II, III serta sertifikat dari Kepala Balitbang Kota Magelang untuk seluruh peserta dan pembimbing," katanya.

Arif mengatakan, inti dari kompetisi ini adalah memberikan dan mengenalkan dunia sains lebih awal. Dia pun meminta semua peserta bisa mengeluarkan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung. (humaspemkotmagelang)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved