Kesehatan

Tahun Ini, RSUP Dr. Sardjito Kembangkan Tranplantasi Ginjal dari Orang Meninggal

Tahun Ini, RSUP Dr. Sardjito Kembangkan Tranplantasi Ginjal dari Orang Meninggal

Tahun Ini, RSUP Dr. Sardjito Kembangkan Tranplantasi Ginjal dari Orang Meninggal
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
RSUP Dr Sardjito menggelar jumpa pers peringatan hari Ginjal sedunia tahun ini yang akan dilakukan 10-14 Maret mendatang. Jumpa pers ini dilakukan di RSUP Dr Sardjito pada Kamis (28/2/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Sampai saat ini, penyakit ginjal kronis masih menjadi penyebab kematian nomor enam di dunia.

Saat ini, sekitar delapan ratus lima puluh juta orang di dunia diperkirakan menderita penyakit ginjal.

Untuk penyakit ginjal kronis (PGK) menyebabkan 2,4 juga orang meninggal dalam setiap tahunnya, sedangkan gangguan ginjal akut (GGA) yang juga merupakan salah satu penyebab PGK mempengaruhi lebih dari 13 juta orang di seluruh dunia.

Selain itu, ditemukan bahwa 85% kasus ini ditemukan di negara yang berpenghasilan rendah dan menengah.

Baca: Kegemukan Juga Bisa Disebabkan Terlalu Banyak Bermain Ponsel

Iri Kuswadi, Ketua Tim Transplantasi Ginjal RSUP Dr Sardjito mengatakan gagal ginjal sendiri bisa dilakukan tindakan dengan cara cuci darah secara rutin ataupun dengan tranplantasi ginjal.

Dia mengungkapkan jika saat ini, pasien yang sudah menjalani cuci darah secara rutin (satu minggu dua kali) di RSUP Dr Sardjito sebanyak 153 orang, selain itu juga terdapat 83 orang yang melakukan cuci darah secara mandiri namun setiap bulannya masih melakukan kontrol.

Untuk transplantasi ginjal sendiri, sampai saat ini RSUP Dr Sardjito sudah menangani 52 pasien.

Baca: Depresi Hingga Kematian Dini Bisa Dipicu Kesepian

Dia menerangkan jika saat transplantasi internasional mencapai 30%, namun untuk di Indonesia masih 1%.

Lebih jauh, Iri menjelaskan jika pada tahun ini pihaknya juga akan melakukan terobosan dengan melakukan transplantasi ginjal dari orang yang sudah meninggal.

"Di RSUP Dr Sardjito, dari 52 pasien yang kita tangani, 14 pasien tidak ada hubungan keluarga dengan pasien. Ini kemajuan cukup pesat, di Jakarta mungkin tergantung keluarga, ke depan Sardjito ingin melakukan transplantasi ginjal tidak hanya dari hidup tapi orang yang meninggal, kalau bisa itu merupakan yang pertama di Indonesia. Bulan September kita akan melakukan transplantasi ginjal dari orang meninggal," terangnya.(tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved