Gunungkidul

Bawaslu Gunungkidul Larang Parpol Berikan Uang Transportasi

Para peserta pemilu dilarang memberikan uang untuk transportasi kepada simpatisan maupun pendukung.

Bawaslu Gunungkidul Larang Parpol Berikan Uang Transportasi
internet
Logo Bawaslu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul melarang partai politik (parpol) untuk memberikan uang transportasi.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono, Kamis (28/2/2019).

Is Sumarsono menegaskan, para peserta pemilu dilarang memberikan uang untuk transportasi kepada simpatisan maupun pendukung.

"Pasalnya, jika sampai ini terjadi masuk ke dalam pelanggaran pemilu. Intinya tidak diperbolehkan untuk memberikan uang termasuk untuk transportasi,” tegasnya pada Tribunjogja.com.

Baca: On Trend: 6 Gaya Mix and Match Koleksi Terbaru Gaudi Clothing

Dirinya mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya kampanye, baik yang bersifat pertemuan terbatas maupun rapat umum.

"Kami akan awasi agar tidak ada pelanggaran pada saat kampanye, kami juga menekankan kepada para peserta untuk mentaati aturan selama kampanye berlangsung sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” katanya.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan menuturkan pihaknya mulai mempersiapkan pelaksanaan kampanye rapat umum yang dimulai 24 Maret mendatang.

Akan tetapi , untuk jadwal kampanye peserta pemilu masih menunggu sinkronisasi jadwal di tingkat pusat dan provinsi

Baca: Atasi Tindak Pidana Pemilu, Bawaslu Kota Yogya Kerjasama dengan Kejaksaan dan Kepolisian

Ahmadi menjelaskan, tahapan kampanye Pemilu 2019 sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved