Pemilu 2019

Sosialisasi Pemilu 2019 Bagi Penyandang Disabilitas di Kota Yogya Terkendala Minimnya Petugas

Sosialisasi Pemilu 2019 Bagi Penyandang Disabilitas di Kota Yogya Terkendala Minimnnya Relasi Disabilitas

Sosialisasi Pemilu 2019 Bagi Penyandang Disabilitas di Kota Yogya Terkendala Minimnya Petugas
brailleworks.com
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) menilai relawan demokrasi (relasi)  disabilitas KPU masih kurang.

Ketua HWDI, Winarsih mengatakan jumlah relasi disabilitas hanya 3 orang saja. Padahal jumlah disabilitas yang memiliki hak pilih sekitar 1.700 orang.

"Ya kurang, karena jumlah relasi hanya 3 sementara harus sosialisasi paling tidak 1.700an. Kami harus door to door, karena tidak semua disabilitas tergabung dalam kelompok-kelompok. Kalau sudah tergabung, bisa melalui kelompok, kalau tidak kan harus door to door," katanya, Rabu (27/2/2019).

"Kami juga harus sosialisasi ke SLB- SLB. Artinya kan dengan jumlah relasi saat ini tentu belum mencukupi. Tidak sebanding," sambungnya.

Baca: Bibit Waluyo Pimpin Deklarasi Dukung Prabowo Jadi Presiden

Menurutnya tidak hanya pemilih disabilitas saja yang mendapat sosialiasi, tetapi keluarga pun perlu mendapat sosialiasi dan motivasi.

Ia menilai selama ini masih banyak keluarga yang tak acuh pada pemilih disabilitas yang ingin menggunakan hak pilihnya.

"Seharusnya tidak hanya pemilihnya saja, tetapi keluarganya juga. Ketika keluarganya memiliki pemahaman itu, paling tidak keluarga bisa mengantar ke TPS, bisa mendampingi sehingga hak pilih bisa digunakan," lanjutnya.(tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved