Pemilu 2019

Dalam Dua Hari, Ratusan APK Ditertibkan di Kecamatan Mantrijeron

Bawaslu Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Panwaslucam Mantrijeron melakukan penertiban alat peraga kampanye.

Dalam Dua Hari, Ratusan APK Ditertibkan di Kecamatan Mantrijeron
Tribun Jogja/ Christi Mahatma Wardhani
Penertiban Alat Peraga Kampanye oleh Bawaslu kota Yogyakarta dan Panwaslucam Mantrijeron yang melanggar aturan di daerah Mantrijeron , Rabu (27/2/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - Bawaslu Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Panwaslucam Mantrijeron melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK).

Penertiban APK tersebut sudah dilakukan sebanya empat kali, setiap kali penertiban dilakukan selama dua hari.

Pada hari pertama penertiban, Selasa (26/2/2019) sebanyak 344, sementara pada penertiban kedua, Rabu (27/2/2019) sebanyak 398 APK yang ditertibkan. APK yang ditertibkan berupa rontek, spanduk, baliho, dan banner.

Ketua Panawaslucam Mantrijeron, Bambang Srigati mengungkapkan hampir semua partai politik bandel.

Hal itu karena hampir semua partai politik melanggar aturan pemasangan APK. Calon legislatif yang melanggar pun selalu menyampaikan alasan-alasan klasik.

Baca: Lemahnya Pemerintahan hingga Gaji Aparatur Negara Kecil Jadi Bahasan Prabowo di Yogyakarta

Baca: Di Yogyakarta, Prabowo Singgung Kekayaan Negara yang Mengalir ke Luar Negeri

"Hampir semua parpol melanggar. Dalam penertiban kami melakukan dua hari, ini sudah penertiban yang keempat. Misal sekarang ditertibkan, besok pasti masih ada lagi yang melanggar. Alasannya juga selalu sama, itu-itu saja. Biasanya mengaku tidak tahu bagaimana aturannya, atau mengatakan yang memasang itu bawahannya," ungkapnya.

Rata-rata APK dipasang di pohon, tiang listrik, berbagai fasilitas umum, pasar, bahkan pagar rumah warga. Bahkan untuk tidak izin kepada pemilik rumah saat memasang APK. Warga yang rumahnya dipasangi APK pun merasa keberatan. (tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved