Jawa

Begini Strategi Bibit Waluyo Galang Suara untuk Prabowo-Sandi dari Purnawirawan di Jateng

Untuk mendulang dukungan masyarakat bagi capres 02, Bibit Waluyo selaku relawan Prabowo mengaku memiliki strategi khusus.

Begini Strategi Bibit Waluyo Galang Suara untuk Prabowo-Sandi dari Purnawirawan di Jateng
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Ketua panitia Prabowo Menyapa Warga, Letjend TNI (Purn) Bibit Waluyo (kaos hitam) saat menggelar konferensi pers di Grand Pacific Hall, Selasa (26/02/2019) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jawa Tengah bisa saja menjadi basis massa untuk menggalang suara bagi pasangan capres 01, namun untuk mendulang dukungan masyarakat bagi capres 02, Bibit Waluyo selaku relawan Prabowo mengaku memiliki strategi khusus.

Ketua Panitia acara Prabowo Menyapa Warga ini mengungkapkan akan menggunakan strategi getok tular (mulut ke mulut) hingga strategi 'sesumur sedapur'.

Hal itu ia ungkapkan kala menjawab pertanyaan awak media terkait strategi apa yang telah disiapkan para Purnawirawan untuk memenangkan Prabowo agar dapat melenggang menjadi Presiden RI ke-8.

Mengingat, relawan lainnya sudah memiliki strategi masing-masing.

Baca: Bundling Product, Trik Belanja Hemat di Gaudi Clothing Hartono Mall

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyebut, saat ini saja pihaknya mencatat telah ada 40 ribu purnawirawan di Jawa Tengah yang bertekad mendukung Prabowo.

dari informsi yang dihimpun Tribunjogja.com, strategi ini diterapkan dengan mengarahkan keluarga maupun kerabat yang memiliki kedekatan 'sesumur sedapur' untuk memberikan dukungan yang sama kepada capres 02.

Baca: Bibit Waluyo Sebut Semua Pensiunan TNI di Jateng Dukung Prabowo-Sandi

"Sesumur sedapur ya itu, kalau satu rumah ada anak istri ya mereka mendukung Prabowo bahkan pembantu dan keluarga lainnya juga mendukung (dalam satu rumah) semua," terang Bibit menjelaskan kepada wartawan di sela gladi bersih acara Prabowo Menyapa Warga di Grand Pacific Hall, Selasa (26/2/2019).

Oleh sebab itu, lanjut Bibit, para purnawirawan diharapkan bisa memberikan dukungan untuk keberhasilan Prabowo memenangi Pilpres 2019.

"Ya, karena ikatan kesetiakawanan dan itu harus, ada ikatan emosi, dulu berjuang bersama-sama waktu dinas dan sekarang kesetiakawanan itu kita terapkan," tutupnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved