Petugas Polres Bantul Ringkus Seorang Pedagang Rongsok Pelaku Pencurian Konter Ponsel

Santoso ditangkap karena melakukan pencurian di sebuah konter handphone di wilayah Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Petugas Polres Bantul Ringkus Seorang Pedagang Rongsok Pelaku Pencurian Konter Ponsel
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Rudy Prabowo didampingi Kasubag Bag Humas polres Bantul AKP Sulistyaningsih menunjukkan pelaku dan barang bukti dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (25/2/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tim gabungan opsnal Polres Bantul dan Polsek Kasihan berhasil mengamankan Santoso, 44, warga Gatak, Sukoharjo Jawa Tengah.

Santoso ditangkap karena melakukan pencurian di sebuah konter handphone di wilayah Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Rudy Prabowo, didampingi Kasubag Bag Humas polres Bantul AKP Sulistyaningsih, mengatakan kronologi bermula ketika korban, pemilik konter, datang hendak membuka konter pada 13 Februari 2019.

Ketika dibuka, korban kaget mendapati keadaan konter handphone miliknya, dalam kondisi berantakan.

"Ketika diperiksa ada beberapa yang barang hilang. Seperti handphone dan alat aksesoris. Dilihat ke bagian atap, ternyata bagian eternit jebol," kata Rudy, dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (25/2/2019).

Sadar telah menjadi korban pencurian dengan kerugian ditaksir sekitar Rp 25 juta, korban kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kasihan.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan, tim opsnal gabungan pada 23 Februari 2019 berhasil mengamankan Santoso, pedagang rongsok, di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta.

Ia ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menjadi pelaku tunggal dalam kasus pencurian tersebut.

Dari tangan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 18 handphone dengan berbagai merk dan 7 LCD touchscreen berbagai merk.

"Tersangka ini melakukan aksi pencurian sendiri, tidak ada teman dan tidak ada yang membantu. Hanya menggunakan sepeda onthel. Sering melewati konter tersebut. Kemudian terbesit niat untuk mengambil barang yang ada di konter," jelas Rudy

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved