Kriminalitas

Pegawai Training Curi Brankas Berisi Uang Rp 83 juta Milik Gerai di Pusat Perbelanjaan di Sagan

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus mendekam di Polsek Gondokusuman untuk beberapa waktu ke depan.

Pegawai Training Curi Brankas Berisi Uang Rp 83 juta Milik Gerai di Pusat Perbelanjaan di Sagan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh
Ilustrasi pencurian 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Baru tiga bulan training, N (20) nekad mencuri brankas di tempatnya bekerja.

N merupakan seorang pegawai training sebuah gerai di pusat perbelanjaan yang terletak di Sagan, Yogyakarta.

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Bonifasius Slamet menjelaskan pelaku nekad mencuri brankas karena membutuhkan uang.

Brankas tersebut berisi uang senilai Rp 83 juta.

Baca: PBTY Telah Usai, Capaian Tertinggi Masuk Wonderful Indonesia

"Pelaku selama ini dalam masa training selama tiga bulan. Sesuai ketentuan, bila dalam masa training tidak masuk satu minggu, maka gaji bulan itu tidak diberikan. Dalam masa training itu pelaku sering tidak masuk lebih dari satu minggu," jelasnya pada Tribunjogja.com, Minggu (24/2/2019).

"Jadi motif pelaku karena bulan ketiga dia bekerja belum digaji, maka nekad mengambil uang dalam brankas. Ya rencana untuk kebutuhan sehari-hari," sambungnya.

Ia menceritakan, kejadian bermula pada saat pelaku memasuki gerai sekitar pukul 07.00.

Setelah memasuki gerai, warga Wonosobo tersebut lantas merusak pintu lemari, dan mengambil brankas, kemudian kabur.

Sementara pengelola gerai datang sekitar pukul 08.30.

Baca: Pelaku Pencurian Konter Handphone Seorang Residivis, 15 tahun Lalu Pernah Dipenjara

Saat masuk gerai, ia terkejut karena pintu lemari sudah rusak dan brankas pun hilang.

Pengelola pun lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gondokusuman.

"Petugas langsung datang ke TKP, kemudian mengecek CCTV. Diketahui pelaku adalah karyawan training di gerai tersebut. Petugas kemudian mencari ke Wonosobo, tempat keluarganya. Akhirnya pelaku bisa diamankan di kosnya di daerah Sagan," terangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus mendekam di Polsek Gondokusuman untuk beberapa waktu ke depan.

Pelaku disangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved