Travel

Wisata Penyangga Hidupkan Kawasan Taman Sari Yogyakarta

Pelaku industri wisata sekitar Taman Sari kini semakin beragam, sebagian bergerak di bidang kuliner dan sebagian di karya seni.

Wisata Penyangga Hidupkan Kawasan Taman Sari Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Beberapa tempat asik yang bisa disinggahi wisatawan di sekitar Taman Sari. Ada coffee shop yang menyajikan kopi luwak, seniman lukis kaos dan tatah sungging. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelaku industri wisata sekitar Taman Sari kini semakin beragam, sebagian bergerak di bidang kuliner dan sebagian di karya seni.

Rudi merupakan satu di antaranya.

Pria yang memiliki kemampuan melukis ini membuka outlet kaos lukis.

Sehari hari Rudi melukis di depan outlet kaos lukisnya.

Rupanya kegiatan melukisnya ini menarik minat wisatawan untuk tahu lebih banyak soal kaos lukis yang ia buat.

Baca: Lebih Dekat dengan Rizki Rahma Nurwahyuni, Dalang Cantik dari Yogyakarta

Rudipun berusaha menjelaskan rasa penasaran wisatawan dengan sebaik mungkin.

Rudi berharap, aktivitas berkesenian seperti yang ia lakukan menambah semarak industri wisata di area Taman Sari.

"Saya sendiri senang kalau ada wisatawan yang antusias bertanya. Saya senang menjelaskan ke mereka, bahkan beberapa kali ketika mereka kembali berkunjung mereka tunjukkan foto yang dulu pernah ia ambil di tempat ini," kata Rudi pada Tribunjogja.com.

Pun demikian dengan pelaku usaha kuliner di sekitar Taman Sari.

Ungki menuturkan, usaha warung kopi yang menyediakan kopi luwak sebagai menu utama di kafe yang ia kelola ini bagian dari usaha meramaikan industri wisata dan industri kreatif setempat.

Baca: Perajin Wayang Kulit di Taman Sari Yogyakarta Jadi Magnet Wisatawan

Meskipun di dominasi wisatawan asing yang singgah di kafe ini, namun perlahan wisatawan lokal juga mulai tertarik menu yang disajikan di kafe ini.

"Beberapa pengunjung yang ke sini rata-rata memang pengin menikmati suasana Yogya setelah berkeliling ke objek wisata Taman Sari. Ada juga dari mereka yang memang sengaja datang hanya untuk ngopi di sini, ini tandanya bahwa peluang usaha kuliner yang menghadirkan atmosfer Yogya zaman dulu diminati," kata Ungki.

Di kafe ini memang menghadirkan suasana rumah warga zaman dulu.

Beberapa perabotnya pun memiliki desain zaman dulu. (*)

Penulis: yud
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved