Pemilu 2019

Pemilu 2019, Ujian Bagi Demokrasi di Indonesia

Pemilu merupakan pesta demokrasi lima tahunan dalam rangka melaksanakan pergantian rotasi kekuasaan yang dilakukan secara beradab.

Pemilu 2019, Ujian Bagi Demokrasi di Indonesia
Istimewa
Dialog Interaktif yang bertajuk Generasi Milenial Peduli Pemilu Informatif yang berlangsung di ruang Persatuan Fakultas Filsafat UGM, Selasa (19/2/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Pemilu merupakan pesta demokrasi lima tahunan dalam rangka melaksanakan pergantian rotasi kekuasaan yang dilakukan secara beradab.

Karena itu, informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus berdasarkan data dan validitasnya yang bisa dipertanggungjawabkan agar pemilu kali ini semakin baik dan berkualitas.  

Hal itu mengemuka dalam Dialog Interaktif yang bertajuk Generasi Milenial Peduli Pemilu Informatif di ruang Persatuan Fakultas Filsafat UGM, Selasa (19/2/2019).

Dialog ini menghadirkan tiga orang pembicara yakni Dosen Fakultas Filsafat UGM Drs Agus Wahyudi, MA PhD, Komisioner Komisi Informasi Pusat RI Romanus Ndau, Tenaga Ahli Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kemenkominfo Dr Hendrasmo.

Baca: 5.757 Daftar Pemilih Tambahan Pindah Mencoblos ke Bantul

Baca: Daftar Nama Caleg Mantan Terpidana Korupsi Bertambah 32, Total Jadi 81 Orang

Dosen Fakultas Filsafat UGM Agus Wahyudi mengatakan pemilu merupakan mekanisme reguler lima tahunan untuk menentukan calon pemimpin yang duduk di pemerintahan.

Meski demikian, perhelatan pemilu tidak selalu menjamin terpilihnya pemerintahan yang demokrastis, sebaliknya memungkinkan adanya pemerintahan otoritarian.

Menurutnya seluruh elemen dan kelompok masyarakat sipil harus ikut mengawasi pelaksanaan pemilu kali ini agar proses pelaknsaannya bisa adil dan demokratis.

Bahkkan generasi muda yang memiliki hak suara menurutnya harus menggunakan hak pilihnya dengan baik dengan mampu memilih calon pemimpin berdasarkan rekam jejak.

“Dalam demokrasi itu, kita yang paling tahu akan diri kita sendiri sehingga setiap orang diberi hak untuk menentukan suaranya dalam pemilu,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com.

Baca: UIN Sunan Kalijaga Gelar Sosialisasi SPAN PTKIN dan UM PTKIN

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved