Bantul

Tiga Kali Mencuri, Pemuda Asal Bantul Diciduk Polisi

Sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga. Ungkapan peribahasa itu bisa jadi pas untuk menggambarkan kelakuan Nanang, warga Trirenggo, Bantul

Tiga Kali Mencuri, Pemuda Asal Bantul Diciduk Polisi
Ahmad Syarifudin
Kasatreskrim polres Bantul AKP Rudy Prabowo didampingi Kasubag Humas Polres Bantul AKP Sulistyaningsih menunjukkan pelaku dan barang bukti di Mapolres Bantul, Senin (18/2/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga. Ungkapan peribahasa itu bisa jadi pas untuk menggambarkan kelakuan Nanang, warga Trirenggo, Bantul.

Setelah beberapa kali, tanpa ketahuan, melakukan aksi pencurian di sejumlah tempat, ia akhirnya tertangkap juga.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rudy Prabowo didampingi Kasubag Humas Polres Bantul AKP Sulistyaningsih menceritakan penangkapan terhadap Nanang, pemuda berusia 26 tahun itu bermula dari adanya tiga laporan masyarakat karena kehilangan barang.

Laporan tersebut terjadi di tiga tempat dan waktu yang berbeda.

Laporan pertama pada Minggu, 10 November 2018 di kolam renang Tirtatamansari, Bantul. Terjadi pencurian berupa satu unit kompresor ukuran 1/5 PK.

Baca: PRT Asal Indonesia Gugat Mantan Majikannya di Hongkong Karena Pasang Kamera Digital di Kamar Mandi

Baca: Tersangka Penggelapan Ini Ditangkap saat Tidur di Pemakaman

"Pelaku ini diduga masuk melalui lubang gorong-gorong. Total kerugian satu juta rupiah," kata Rudy, saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (18/2/2019)

Laporan kedua, lanjut Rudy, pada Selasa tanggal 1 Januari 2019 sekira pukul 09.30 WIB di salon di Trirenggo, Bantul.

Pelaku mencuri TV LED 21 inch warna hitam dan sejumlah alat-alat salon seperti hairdryer, catok, kipas angin, dan alat pemotong rambut. Total kerugian lima juta rupiah.

Laporan ketiga pada Jumat tanggal 25 Januari 2019 di sebuah kios di Trirenggo, Bantul. Barang yang diambil 30 burung pleci dan trotokan, empat sangkar burung, 30 joran pancing, mata kail, TV 14 inch, speaker aktif, dan seperangkat CCTV. Kerugian ditaksir tujuh juta.

Baca: Polresta Yogyakarta Amankan Petani dan Pengedar Ganja

Baca: Diduga karena Masalah Keluarga, Sadikem Nekat Akhiri Hidupnya

"Setelah melakukan penyelidikan. Pelaku NH [Nanang] ini berhasil kita tangkap di rumahnya, pada 14 Februari 2019," ujar Rudy.

"Sebenarnya ada dua pelaku. Tapi yang satu masih DPO [daftar pencarian orang]," imbuh dia.

Sebelum ditangkap, menurut Rudy, pelaku sempat menjual sejumlah barang dari hasil kejahatan. Pada pencurian pertama pelaku mengaku mendapatkan uang Rp 100 ribu, pencurian kedua Rp 200 ribu dan pencurian ketiga Rp 400 ribu.

"Total uang yang didapat Rp 700 ribu. Digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," terangnya.

Atas perbuatannya, pelaku disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved