Gunungkidul

Pokdarwis Gua Pindul Rencanakan Kembangkan Edupark untuk Antisipasi Penurunan Pengunjung

Harry mengatakan sangat dimungkinkan menggunakan metode tiket masuk dengan model satu atap

Pokdarwis Gua Pindul Rencanakan Kembangkan Edupark untuk Antisipasi Penurunan Pengunjung
tribunjogja/pradito rida pertana
Ilustrasi: Suasana Goa Pindul yang belum menunjukkan adanya luapan pengunjung seperti biasanya saat musim lebaran seperti ini. Nampak beberapa pengunjung tengah mengantri dinmulut Goa. 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Antisipasi menurunnya pengunjung Obyek wisata Gua Pindul Bejiharjo, Karangmojo, akan berinovasi kembangkan wisata edupark untuk kedepannya.

Ketua BUMDes Bejiharjo, Karangmojo Saryanto mengatakan penurunan kunjungan wisatawan sudah mulai dirasakan, selain berencana kembangkan wisata edupark pihaknya akan meningkatkan promosi dan memperkuat jaringan.

"Tahun ini kami menarget tiket masuk ke Gua Pindul sebanyak 276 ribu wisatawan. Sementara tahun lalu, target sebanyak 216 ribu pengunjung tercapai, pengembangan edupark nantinya akan dikembangkan oleh para kelompok sadar wisata (pokdarwis)," katanya, Senin (18/2/2019).

Baca: Pengujung Gua Pindul Akan Dikenai Pajak

Sementara itu Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Hari Sumono mengatakan, dalam dua bulan terakhir trend kunjungan wisata ke Gua Pindul mengalami penurunan.

Hal tersebut mengacu pada data jumlah pungutan retribusi.

“Memang terjadi penurunan tetapi kami harus bandingkan secara pasti jumlah pengunjung tahun lalu dengan sekarang untuk mengetahui signifikan atau tidak," ucapnya.

Harry mengatakan sangat dimungkinkan menggunakan metode tiket masuk dengan model satu atap, selama ini BUMDes juga diberikan kewenangan untuk menarik tiket masuk khususnya Gua Pindul.

Sementara Pemkab Gunungkidul memungut retribusi ke semua kawasan obyek wisata Bejiharjo.

Baca: Wisatawan Gua Pindul akan Dibatasi 2.600 Orang per Hari

“Jumlah pengunjung Gua Pindul Januari hingga Februari 2019 mengalami penurunan.

Minggu pertama Januari ada 2.818 orang, minggu kedua 1.876 orang, minggu ketiga 1.676 orang. minggu ke empat 1.243 orang.

Total 28 Januari sampai dengan 31 Januari 9.094 pengunjung,” ungkapnya.

Memasuki bulan Februari, pada 1 Januari hingga 8 Februari mencapai 2.658 orang sementara 9 sampai dengan 14 Februari sebanyak 1.451 orang.

Sehingga jika ditotal awal Februari sampai dengan 14 Februari mencapai 4.109 orang.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved