Aktivitas Merapi

Luncuran Awan Panas Masih Batas Aman, Aktivitas Warga Kepuharjo Tetap Normal

Saat luncuran awan panas terjadi, warga turut merasakan getaran dan gemuruh dalam skala kecil.

Luncuran Awan Panas Masih Batas Aman, Aktivitas Warga Kepuharjo Tetap Normal
twitter BPPTKG
Luncuran awan panas Merapi, Senin (18/2/2019) terpantau lewat CCTV BPPTKG Yogyakarta di stadiun Deles, Kemalang, Klaten. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Senin (18/02/2019) pagi ini, Gunung Merapi kembali luncurkan awan panas.

Hal tersebut juga telah dikonfirmasi BPPTKG melalui akun resmi Twitter-nya.

Menurut BPPTKG, luncuran terjadi sebanyak 5 kali mulai pukul 06.05 WIB hingga 06.28 WIB.

Luncuran awan panas mengarah ke selatan alias Kali Gendol, dengan jarak maksimum 1 km.

Mengingat jarak luncur awan panas masih dalam batas aman, Kades Kepuharjo, Cangkringan, Heru Suprapto menyatakan aktivitas warga tidak terganggu.

"Semua kegiatan tetap berjalan normal, termasuk wisata," ujar Heru saat dihubungi Tribunjogja.com pagi ini.

Heru mengatakan saat luncuran awan panas terjadi, warga turut merasakan getaran dan gemuruh dalam skala kecil.

Namun tidak ada kepanikan yang terjadi.

Ia menjamin warga sudah memahami situasi, termasuk memahami kondisi Merapi.

Baca: Info BPPTKG Terkini, Lima Guguran Awan Panas Gunung Merapi Meluncur ke Arah Kali Gendol

Informasi resmi dari BPPTKG pun tetap dipantau.

"Yang jelas warga tetap waspada dan terus memantau kondisi Merapi," kata Heru.

Setelah terjadi pagi tadi, awan panas juga kembali meluncur sekitar pukul 07.32 WIB.

Namun kali ini jarak luncurnya lebih pendek dari yang sebelumnya.

"Jarak luncur 400 meter ke arah Kali Gendol dan tinggi asap 400 meter," demikian keterangan resmi dari BPPTKG via Twitter.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved