Sleman

Dukuh di Sleman Tuntut Kenaikan Pendapatan Setara Golongan II A

Ribuan Dukuh se-Sleman berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sleman menuntut siltap naik naik setara Golongan II A.

Dukuh di Sleman Tuntut Kenaikan Pendapatan Setara Golongan II A
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Para dukuh se-Sleman berunjuk rasa di pelataran Gedung DPRD Sleman, Senin (18/02/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ribuan Dukuh se-Sleman hari ini berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sleman pada hari Senin (18/02/2019).

Mereka menuntut adanya kenaikan penghasilan tetap (siltap)

Ketua Paguyuban Dukuh Kabupaten Sleman "Cokro Pamungkas", Sukiman meminta agar penghasilan mereka naik setara Golongan II A.

"Kami meminta kenaikan tersebut juga memperhitungkan masa kerja," kata Sukiman di pelataran Gedung DPRD Sleman.

Baca: Palette: Tips Memakai Maskara untuk Pemula

Selain diberikan ke Kepala Desa dan Perangkat Desa, satu di antaranya para Dukuh, kenaikan siltap juga diminta untuk diterapkan untuk para staf.

Melalui DPRD Sleman, Cokro Pamungkas juga meminta Presiden Joko Widodo untuk merealisasikan Revisi PP No 43 tahun 2014/PP No. 47 tahun 2015.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, pada Revisi PP 47/2015, di Pasal 81 disebutkan tentang penghitungan siltap dari Alokasi Dana Desa (ADD) menjadi 40-60 persen dari yang sebelumnya 30-70 persen.

Baca: Datangi DPRD Sleman, Ribuan Dukuh Tuntut Kenaikan Siltap

Pasal tersebut juga menyebut soal pemberian tunjangan RT/RW dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebesar 40-60 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa.

"Saat ini pemberian tunjangan ke RT/RW dan BPD masih belum layak atau belum sesuai," ujar Sukiman.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved