Yogyakarta

BNNP DIY Minta Masyarakat ikut Awasi Peredaran Narkotika

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY meminta masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam mengawasi peredaran narkotika.

BNNP DIY Minta Masyarakat ikut Awasi Peredaran Narkotika
IST
Stop Narkoba! 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY meminta masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam mengawasi peredaran narkotika.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNP DIY, AKBP Sudaryoko.

Ia menilai untuk melakukan pemberantasan narkoba bukan hanya peran aprat kepolisian dan pemerintah saja, tetapi juga perlu peran serta masyarakat.

Menurutnya selama ini ada rantai yang terputus, antara BNNP DIY dengan masyrakat.

Baca: Polresta Yogyakarta Amankan Petani dan Pengedar Ganja

"Kalau pemberantasan itu bukan hanya pemberantasan, tentu dari BNNP juga sudah lakukan upaya-upaya pemberantasan. Melakukan berbagai sosialisasi, itu juga termasuk salah satu upaya untuk menyadarkan masyarakat," katanya Senin (18/2/2019).

"Tetapi juga butuh peran serta masyarakat. Selama ini seperti ada yang terputus begitu. Kalau masyarakat mencurigai sesuatu, tolong laporkan ke kami. Masyarkat tidak perlu takut nanti akan disakiti, kami tentu akan melindungi. Jadi silahkan datang, dan melaporkan, supaya kita bisa berantas bersama," sambungnya.

Ia mengatakan selama ini DIY hanya menjadi tempat persinggahan saja, bukan sebagai pemasok.

Pengguna pun beragam, mulai dari pelajar hingga karyawan.

Baca: Tembakau Gorila dan Sabu Jenis Narkotik Paling Banyak Digunakan Selama 2018

"Pengguna beragam, semua orang juga bisa pake. Kalau DIY ini lebih banyak ke konsumsi, pengedar mengedarkan di DIY. Pelajar, mahasiswa, atau pekrja semua bisa pakai," ujarnya.

"Semua jenis narkotika itu tetap berdampak untuk tubuh, dan tetap menimbulkan kejanduan. Entah itu ganja, atau sabu. Cuma memang dampaknya berbeda-beda. Kalau sabu kan zat kimia, dampaknya bikin semangat memang. Kalau ganja itu kan dari tanaman, itu efeknya bikin malas. Tetapi dari keduanya sama-sama mendorong untuk beli lagi. Makanya kami berharap sinergi antara masyrakat dan BNNP bisa terjalin," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved