Yogyakarta

BPBD Petakan 12 Potensi Bencana di DIY, 17 Kecamatan Rawan Banjir

BPBD DIY menyebut ada 12 potensi risiko bencana di wilayah ini. Namun, frekuensi paling besar didominasi oleh bencana hidrometeorologi.

BPBD Petakan 12 Potensi Bencana di DIY, 17 Kecamatan Rawan Banjir
IST
Kondisi rumah warga yang ambrol karena berdiri di tepi kali Pete yang banjir karena hujan deras, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyebut ada 12 potensi risiko bencana di wilayah ini. Namun, frekuensi paling besar didominasi oleh bencana hidrometeorologi.

“Ada 12 kawasan potensi risiko bencana, mulai dari yang hidrometeorologi kemudian karena teknologi dan juga karena faktor yang lain. Kalau dari sisi frekuensi maupun intensitas itu yang paling sering justru bencana yang hidrometeorologi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, Minggu (17/2/2019).

Bencana hidrometeorologi ini diantaranya adalah tanah longsor, banjir akibat cuaca ekstrem. Di DIY, sebut Biwara terdapat juga ancaman angin kencang dan kemudian gelombang tinggi. Bahkan, juga kekeringan yang sering terjadi di beberapa wilayah.

Baca: Hujan Deras Akibatkan Banjir di Wilayah Sleman, 13 Rumah Terendam Air

Pihaknya pun sudah melakukan pemetaan kawasan rawan bencana di kawasan rawan bencana Gunung Merapi, kawasan rawan bencana gempa, kawasan rawan bencana tanah longsor, kawasan rawan bencana kekeringan, tsunami dan banjir.

“Yang sudah kami lakukan juga menjadi dasar ditegaskan dalam dokumen perencanaan jadi di dalam RPJMD,” urainya.

Tercatat ada 17 kecamatan diantaranya mengalami potensi kerawanan menengah-tinggi dan berpotensi terjadinya banjir bandang atau aliran bahan rombakan.

Data yang dirilis pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi menyebutkan 64 kecamatan yang rawan gerakan tanah ini tersebar di seluruh wilayah DIY. 16 kecamatan berada di Bantul, 18 kecamatan di Gunungkidul, 17 kecamatan di Sleman, 11 kecamatan berada di Kulonprogo, dan dua kecamatan di Kota Yogyakarta.

Baca: Tujuh Kampung Ular Terbesar di Dunia, Penduduknya Beternak Ular seperti Halnya Ternak Ayam

Untuk 17 kecamatan yang kerawanan kategori menengah tinggi dan rawan banjir bandang diantaranya adalah Banguntapan, Piyungan (Bantul), Gondokusuman, Tegalrejo (kota), Kalibawang (Kulonprogo), Berbah, Cangkringan, Depok, Kalasan, Minggir, Mlati, Ngaglik, Ngemplak, Pakem, Prambanan, Tempel dan Turi (Sleman).

BPBD DIY juga mencatat, curah hujan tinggi diprediksi bisa terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Sleman  (Turi, Tempel, Pakem, Cangkringan, Pakem, Ngemplak, Depok, Kalasan, Sleman, Seyegan), Kulon Progo (Samigaluh), Bantul (Kasihan, Sewon, Pleret, Banguntapan), Kota Yogya ( Kotagede), Gunung Kidul ( Nglipar, Ngawen, Semin, Karangmojo, Ponjong, Playen, Wonosari, Semanu, Rongkop).(tribunjogja)

Penulis: ais
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved