Gunungkidul

Pemkab Gunungkidul Berencana Naikkan PAD Melalui Retribusi Pasar

Bangun lima kios pasar baru, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten.

Pemkab Gunungkidul Berencana Naikkan PAD Melalui Retribusi Pasar
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bangun lima kios pasar baru, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten.

Kelima kios tersebut meliputi komplek Pasar Semin, Pasar Ngawen, Pasar Jimbaran, Pasar Legundi.

Kepala Seksi Pendapatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul, Ramelan Supama menuturkan, kelima pasar tersebut dipilih lantaran terletak di sekitar jalur wisata dan rencananya akan buka setiap hari.

"Pembangunan kios sudah berlangsung selama dua tahun terakhir, saat ini di wilayah Gunungkidul terdapat 36 pasar tradisional. Dengan ditambahnya kios yang buka setiap hari, diharapkan dapat menjangkau wisatawan sehingga transaksi dagang lebih luas," jelasnya pada Tribunjogja.com, Jumat (15/2/2019).

Baca: Palette: Tips Memakai Maskara untuk Pemula

Ia mengatakan kios-kios tersebut dapat difungsikan untuk menjual apa saja mulai dari sembako hingga dapat menjual kerajinan yang menjadi unggulan diwilayah masing masing, sehingga dapat menarik wisatawan.

"Kios tak hanya untuk menjual sembako atau kerajinan saja bisa juga untuk menjual makanan khas daerah Gunungkidul," imbuhnya.

Sementara itu petugas pemungut retribusi Pasar Argosari, Sugiyarto mengatakan, sistem penarikan retribusi sewa kios atau los dipungut harian.

Jika pedagang tidak membuka kios, lanjutnya, maka tidak masuk hitungan.

Baca: Tonjolkan Sektor Pariwisata, Pemkab Gunungkidul Mulai Bangun Smart City

"Kalau di Argosari Wonosari per hari dan per meternya Rp 250 sedangkan untuk biaya sewa los Rp 200 per meternya. Di sini (Argosari) jumlah kios di lantai 1 sebanyak 159 unit, sedangkan los 49 unit. Kalau lantai 2 ada 111 kios dengan 34 los," jelasnya.

Ia menuturkan pada tahun 2019 untuk target retribusi pasar Rp 2,3 milliar sedangkan target pada tahun 2018 Rp 3 milliar dan pencapaian target 2018 sebanyak Rp 3,1 milliar.

"Tentu akan ada kenaikan target pada 2019 tetapi saat ini beberapa hal sedang ada pembahasan, jadi sementara targetnya Rp 2,3 miliar," tutupnya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved