Bantul

Warga Dua Dusun di Muntuk Inisiasi Bentuk Desa Wisata

Selain sarana prasarana, menurut Yoeke pembentukan lembaga juga diperlukan terkait pengelolaan atau manajemennya.

Warga Dua Dusun di Muntuk Inisiasi Bentuk Desa Wisata
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Ilustrasi: Wisatawan menikmati spot foto yang berada di Ekowisata Jatisari di Dusun Seropan 3, Muntuk, Dlingo, Bantul, Sabtu (17/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Warga Dusun Tangkil dan Dusun Karangasem, Muntuk, Dlingo menginisiasi membentuk desa wisata. Inisiatif tersebut muncul karena warga kedua dusun ini melihat berbagai macam potensi unggulan yang mereka miliki.

Mulai dari kerajinan bambu hingga spot-spot wisata, warga tengah bersiap untuk mengelolanya menjadi paket wisata yang edukatif dan menarik.

Warga Dusun Tangkil, Sudarman mengatakan ia dan warga lainnya telah memegang konsep desa wisata ini.

"Ini rintisan desa wisata Dewi Kantil. Utamanya nanti wisata sejarah, karena ada sendang yang masih ada kaitannya dengan Kraton Mataram," kata Sudarman, Selasa (12/2/2019) lalu.

Baca: Warga Desa Muntuk Berharap Pasar Kriya Bambu Dapat Segera Beroperasi

Lanjutnya, Desa Muntuk selama ini telah dikenal dengan kerajinan bambu. Hasil kerajinan warga ini juga telah merambah pasar internasional.

Sudarman pun ingin, dengan desa wisata yang dirintis ini semakin meningkatkan perekonomian warga Muntuk.

"Wisatanya ada edukasi belajar menganyam bambu, ada kuliner berbahan baku rebung dan lainnya," tuturnya. "Akan ada homestay juga untuk menginap wisatawan," imbuhnya.

Sejauh ini pihaknya telah mengajukan proposal pada Dinas Pariwisata DIY untuk merintis desa wisata ini.

Berbagai persyaratan telah mereka kumpulkan agar disetujui.

"Tinggal menunggu SK dari Dinas Pariwisata DIY saja. Kami sudah membuat proposal," terangnya.

Halaman
12
Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved