Sleman

Dua Tahun Terakhir, Disperindag Sleman Revitalisasi 22 Pasar Tradisional

Pemkab Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus mengupayakan agar seluruh pasar tradisional yang ada kembali diremajakan.

Dua Tahun Terakhir, Disperindag Sleman Revitalisasi 22 Pasar Tradisional
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Kerangka besi penopang los di Pasar Turi lama yang masih tersisa. Bangunan zaman Belanda tersebut sudah dibongkar dan akan diganti dengan bangunan baru. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus mengupayakan agar seluruh pasar tradisional yang ada kembali diremajakan.

Kepala Disperindag Sleman Tri Endah Yitnani menyebut setidaknya ada 41 pasar tradisional yang dikelola oleh Pemkab.

"Selama 2 tahun terakhir, sudah 22 pasar yang kami revitalisasi," ujar Endah, Rabu (13/02/2019) kemarin di Sekda Kabupaten Sleman.

Pada tahun 2018 lalu, Endah menyatakan ada 3 pasar tradisional yang telah direvitalisasi. Salah satunya adalah Pasar Turi. Bangunan pasar tersebut diketahui dibangun pada masa kolonial.

Menurut Endah, masih ada sekitar 10 pasar yang perlu direvitalisasi. Pasar Kejambon di Ngemplak menjadi titik pertama yang mendapat proses revitalisasi pada tahun ini.

Baca: Tahun Ini Disperindag Sleman Akan Revitalisasi Pasar Kejambon

"Nanti bangunannya kita renovasi, tapi bentuk aslinya tetap kita jaga," jelas Endah.

Revitalisasi sendiri tidak hanya dilakukan secara fisik, namun juga peningkatan kapasitas pedagang. Disperindag Sleman menerapkan sistem zonasi barang dagangan pada pasar-pasar yang telah direvitalisasi.

Para pedagang pasar pun akan kembali dicek, apakah mereka memang memiliki ijin untuk berjualan di sana. Jika tidak memiliki ijin, menurut Endah, pedagang tersebut akan ditertibkan.

Selain revitalisasi, proses rehabilitasi pada sejumlah pasar juga akan dilakukan pada tahun ini.

"Rehabilitasi lebih pada fisik bangunan saja, terutama untuk pasar-pasar kecil," kata Endah.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved