Bantul

Warga Desa Muntuk Berharap Pasar Kriya Bambu Dapat Segera Beroperasi

Pasar Kriya Bambu Muntuk yang berlokasi di Dusun Banjarharjo 2, Muntuk, Dlingo, menjadi lokasi yang dinanti-nanti warga agar segera beroperasi.

Warga Desa Muntuk Berharap Pasar Kriya Bambu Dapat Segera Beroperasi
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Fathonaty
Pasar Kriya Bambu Muntuk diharapkan warga dapat segera beroperasi. Foto diambil Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pasar Kriya Bambu Muntuk yang berlokasi di Dusun Banjarharjo 2, Muntuk, Dlingo, menjadi lokasi yang dinanti-nanti warga agar segera beroperasi.

Pasar yang baru saja diserahterimakan bulan lalu oleh Dinas Pariwisata DIY ini digadang-gadang akan menjadi titik utama warga Desa Muntuk untuk memasarkan berbagai kerajinan kriya bambu.

Menurut Lurah Pasar Kriya Bambu Muntuk, Syaiful Mizan, pihaknya masih akan berembuk dengan masyarakat terkait operasi pasar ini.

Banyak hal yang masih perlu ditata mulai dari bangunan hingga soal keamanan.

Baca: Jadi Komoditas Ikonik, Bambu Asal Sleman Sudah Tembus Pasar Korea Selatan

"Kendalanya ada di bangunan, kan ini terbuka ya jadi kalau hujan nanti air masuk ke sini. Nanti bisa merusak kerajinan yang terbuat dari bambu," jelasnya ditemui Tribun Jogja, Selasa (12/2/2019).

Memang bangunan utama pasar ini yakni berupa pendopo, tanpa ada dinding yang menutupi.

Sehingga menurut Syaiful Mizan atau akrab disapa Mijan perlu dilakukan rekayasa.

"Belum beroprasi, ini baru wacana, tapi juga jangan sampai lama-lama. Rencana beroperasinya, nanti baru akan dirembuk pekan depan. Untuk menentukan langkah ke depan bagaimana pasar ini layak ditempati," terangnya.

Selain itu, Mijan juga mengatakan soal keamanan masih belum dibahas lebih lanjut.

"Siapa yang bertanggungjawab di keamanan masih akan dibahas," katanya.

Halaman
123
Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved