ADVERTORIAL

Dinkes DIY Ajak Masyarakat Desa Bangunjiwo Berantas Sarang Nyamuk

Dinkes membekali masyarakat Desa Bangunjiwo dengan berbagai hal terkait kesehatan termasuk memberantas sarang nyamuk.

Dinkes DIY Ajak Masyarakat Desa Bangunjiwo Berantas Sarang Nyamuk
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Dinkes DIY melakukan sosialisasi Germas pada masyarakat Desa Bangunjiwo, Rabu (13/2/2019) pagi di Monumen Apsari, Dusun Kalirandu, Bangunjiwo, Kasihan. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY kembali melanjutkan sosialisasi tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (germas), Rabu (13/2/2019) pagi.

Kali ini, Dinkes membekali masyarakat Desa Bangunjiwo dengan berbagai hal terkait kesehatan termasuk memberantas sarang nyamuk.

Hal tersebut mengingat pertumbuhan nyamuk di musim hujan semakin meningkat.

Kasubag Keuangan Dinkes DIY, HB Hartanti mengatakan, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus dilakukan di tiap rumah agar tak menimbulkan nyamuk pembawa virus demam berdarah.

"Diharapkan dengan PSN yang rutin, tidak ada sarang nyamuk yang aktif di rumah-rumah. Itu akan mengurangi jentik," jelas Hartanti saat ditemui Tribunjogja.com di Monumen Apsari, Dusun Kalirandu, Bangunjiwo, Kasihan.

Diharapkan, PSN dapat memutus mata rantai berkembangnya nyamuk.

Baca: Palette: Tips Memakai Maskara untuk Pemula

Itu karena menurutnya fogging saja tidak cukup untuk memberantas nyamuk.

"Kalau dengan fogging kan yang mati hanya induknya saja, jentiknya tidak," tuturnya.

Selain itu untuk mencegah timbulnya jentik nyamuk, dapat dilakukan dengan cara 3M yakni menguras, menutup, mengubur.

"Bisa dengan menguras wadah atau tempat yang ada genangan airnya. Menimbun barang yang mengakibatkan genangan air juga bisa," katanya.

Halaman
12
Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved