Berita PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Terancam Kembali Ditinggal Pilar Utama

PSIM Yogyakarta kembali terancam kehilangan satu pilar tim musim lalu, Riskal Susanto

PSIM Yogyakarta Terancam Kembali Ditinggal Pilar Utama
instagram
Eks punggawa PSIM musim lalu, Riskal Susanto 

TRIBUNJOGJA.COM - PSIM Yogyakarta kembali terancam kehilangan satu pilar tim musim lalu.

Ialah wing back, Riskal Susanto yang kini merapat ke Persiba Balikpapan, menyusul penyerang Ismail Haris yang terlebih dulu bergabung dengan tim berjuluk Beruang Madu tersebut.

Pesepak bola asal Samarinda tersebut mengatakan sudah ada pembicaraan secara lisan bersama Persiba Balikpapan, kendati hingga kini belum ada kesepakatan secara resmi.

"Iya, saya saat ini ada di Kalimantan (Balikpapan-red). Sudah ada pembicaraan kontrak, tapi baru secara lisan," kata Riskal Susanto, Selasa (12/2/2019).

Riskal mengatakan, pihaknya secara langsung diminta oleh sang pelatih, Salahudin, untuk bergabung ke Persiba Balikpapan.

"Memang ada pembicaraan dengan pelatih (Salahudin-red) yang menginginkan saya di Persiba," jelasnya.

Baca: Investor Baru Masuk Tahap Finalisasi, PSIM Yogyakarta Patok Target Tinggi Lolos Liga 1 2020

Benar saja, eks pelatih Madura FC tersebut memang telah kepincut menggunakan jasa Riskal dan beberapa penggawa Laskar Mataram guna menambah amunisi timnya kala itu di babak 8 besar Liga 2 2018.

Namun, sang pemain lebih memilih untuk tetap bertahan, hingga terakhir membela PSIM Jogja di babak 64 besar Piala Indonesia melawan PS Tira di Stadion Sultan Agung Desember lalu.

Lebih lanjut, Riskal mengatakan memiliki alasan yang belum dapat ia sampaikan terkait keputusannya bergabung ke Persiba Balikpapan. Ia pun mengatakan hingga kini belum ada komunikasi dengan jajaran manajemen PSIM Yogyakarta terkait kepastian masa depannya.

Ia pun menegaskan bahwa PSIM Yogyakarta menjadi bagian penting dalam perjalanan karirnya sebagai pesepak bola dan selalu istimewa di hatinya. Tak menutup kemungkinan, ia pun bisa saja akan kembali lagi.

"Saya serahkan pada Allah, dimana rezeki saya musim depan. Tapi buat saya PSIM Yogyakarya tetap menjadi sebuah kebanggaan," pungkasnya.(tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved