Kota Magelang

11 Proyek Strategis Kota Magelang Siap Diresmikan

Total kegiatan terdapat sebanyak 2.722 kegiatan dan 485 program dengan alokasi anggaran Rp 732,172 miliar.

11 Proyek Strategis Kota Magelang Siap Diresmikan
istimewa
Walikota Magelang, Sigit Widyonindito bersama Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina, memeriksa kesiapan proyek untuk diresmikan di area Taman BKSM (Bersih Kotaku Santun Masyarakatnya) Jalan Diponegoro, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 11 proyek strategis dari Pemerintah Kota Magelang tahun 2018 siap diresmikan pada Rabu (13/2).

Total kegiatan terdapat sebanyak 2.722 kegiatan dan 485 program dengan alokasi anggaran Rp 732,172 miliar.

Proyek strategis yakni jalan sodetan Jalan Sarwo Edhie dan Jalan Jenderal Sudirman, lanskap taman sebelah jalan sodetan, monumen tanah air persatuan, gardu pandang DPUPR dan gardu pandang Disporapar, dan gedung rawat inap kelas 3 RSUD Tidar.

Baca: Walikota Magelang Minta Organisasi Perangkat Daerah Tanggap Antisipasi Demam Berdarah

Lalu, gedung pelayanan RSUD Tidar, gedung rumah dinas Ketua DPRD Kota Magelang, pembangunan Jalan Diponegoro, pembangunan Jalan Pahlawan, lapangan tenis indoor, dan Rusunawa 58 unit serta Rusus 50 unit di Kelurahan Wates.

"Ada sebanyak 11 proyek strategis yang bakal diresmikan.Nantinya seluruh fasilitas infrastruktur yang sudah diresmikan dapat segera dioperasikan. Seperti jalan sodetan,sudah dioperasionalkan sebelumnya," ujar Kepala Bagian Pembangunan Setda Kota Magelang, Agus Satiyo Hariyadi, Selasa (12/2/2019).

Sejumlah jalan sodetan yang telah selesai dibangun dengan anggaran Rp 3,5 M (APBD 2017 dan 2018) ini sudah diresmikan bulan Mei 2018 dan telah dioperasionalkan.

"Jalan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang terjadi di persimpangan Artos Mall," ujarnya.

Baca: Wali Kota Magelang: Pers Berjasa Mengawal Pembangunan Daerah

Agus mengatakan, banyaknya jumlah proyek strategis yang dikerjakan seiring dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Dalam lima tahun terakhir, PAD Kota Magelang terus meningkat.

Tahun 2014 lalu sebesar Rp 164,906 miliar, tahun 2015 Rp 186,677 miliar, tahun 2016 Rp 220,217 miliar, tahun 2017 Rp 233,539 miliar, dan tahun 2018 sebesar Rp 247,964 miliar.

"Naiknya PAD ini dapat dirasakan oleh masyarakat, dengan banyaknya program pembangunan," ujarnya.

Tahun 2018 belanja langsung lebih tinggi lagi, yakni 68,6 persen dan belanja tak langsung hanya 31,4 persen.

"Tingginya belanja langsung ini juga sama dengan belanja publik lebih besar dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM).

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved