Tjahjo Kumolo: Teror Pembakaran Mobil di Jateng Terorganisasi

Ini dilakukan oleh orang-orang yang enggak jelas apa motivasinya, tapi terorganisir. Arahnya merusak suasana, ketenteraman, dan ketertiban

Tjahjo Kumolo: Teror Pembakaran Mobil di Jateng Terorganisasi
Tribunjateng.com/Muh Radlis
Pembakaran mobil oleh orang tak dikenal di Jalan Ciliwung, Mlatiharjo, Semarang Timur, Kota Semarang, Kamis (31/1/2019) dini hari. 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut aksi teror pembakaran sejumlah mobil di wilayah Jawa Tengah (Jateng) merupakan aksi teror yang diorganisasi.

"Ini dilakukan oleh orang-orang yang enggak jelas apa motivasinya, tapi terorganisir. Bisa masuk kategori kelompok organisasi yang gelap. Arahnya merusak suasana, ketenteraman, dan ketertiban," ucap Tjahjo.

Statemen itu ditegaskan Tjahjo saat membuka acara Rapat Koordinasi Bidang Kehumasan dan Hukum Seluruh Indonesia oleh Kementerian Dalam Negeri di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin, (11/2/2019).

Tjahjo mengaku sudah mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan aparat penegak hukum daerah untuk melakukan langkah preventif sejak tahun lalu.

Namun, dengan adanya kejadian pembakaran mobil yang kian merebak di Jateng, ia memerintahkan seluruh aparatur pemerintahan dan penegak hukum daerah kembali menggiatkan kegiatan kamtibmas.

Setidaknya sampai hari ini, sudah 27 kejadian pembakaran di 4 daerah di Jawa Tengah. Kota Semarang yang terbanyak, yakni 17 kejadian; Kabupaten Kendal 8 pembakaran; Kabupaten Semarang 1 insiden; dan terakhir 1 kejadian di Kabupaten Grobogan.

"Saya yakin ini akan terungkap. Apakah ini inisiatif sendiri, digerakan, atau disuruh orang. Saya kira ini akan terungkap," kata Mendagri.

Pola Sama

Adapun Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko beranggapan bahwa teror tersebut memiliki pola yang sama dengan teror orang gila yang terjadi menjelang Pilkada 2018, yaitu untuk membuat isu-isu yang menyerang kubu lawan politik tertentu.

"Sangat mungkin untuk pemanasan. Tapi intinya kita tidak ingin membuat polemik, yang kita inginkan adalah memahami dan mendalami sebagian dengan sebagian lainnya. Seperti apa ini, tujuannya apa, siapa pelakunya, dan motifnya yang paling penting," katanya. (Christoforus Ristianto)

.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mendagri Sebut Teror Pembakaran Mobil di Jateng Terorganisir "

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved