Yogyakarta

Sarung in Boho Style, Perpaduan Unsur Barat dan Unsur Jawa Karya Aini Anendra

Boho style ini menjadi gaya pakaian ala seniman yang mengutamakan keluwesan gerak pemakainya.

Sarung in Boho Style, Perpaduan Unsur Barat dan Unsur Jawa Karya Aini Anendra
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Sarung Boho ini berbahan dasar kain santung warna-warni yang dipadukan dengan renda Boho berwarna merah karya Aini Anendra saat ditampilkan dalam Jogja Heboh, Fashion Show 1000 Sarong, Minggu (10/2/2019) kemarin. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jika biasanya Aini Anendra, Perancang Busana asal Bantul ini berkreasi dengan kain batik, kali ini Aini berkreasi dengan sarung yang memadukan unsur barat dan Jawa lewat 'Sarung in Boho Style'.

Sarung Boho ini berbahan dasar kain santung warna-warni yang dipadukan dengan renda Boho berwarna merah.

Selain warna, sarung boho tersebut nampak kuat dengan ciri khas dari segi cutting.

"Selain itu ciri khasnya juga menggunakan teknik Drapping pada potongan kainnya," ujarn Aini, Senin (11/2/2019).

Baca: Fashion Show 1000 Sarong, Upaya Naikkan Kelas Kain Sarung

Tampilan sarung boho ini terlihat kekinian dan cocok untuk anak muda.

Boho style ini menjadi gaya pakaian ala seniman yang mengutamakan keluwesan gerak pemakainya.

"Anak muda sekarang banyak pakai baju boho, seperti blouse atau outer. Tapi untuk sarung (Boho Style) belum ada," tuturnya kepada Tribunjogja.com

Melalui 'Sarung in Boho Style', Aini mencoba mengkolaborasikan style barat dengan style Jawa lewat busana sarung dengan perpaduan renda boho.

Konsep Boho Style ini Aini terinspirasi dari tren fashion tahun 2019, Svarga.

Baca: Mahasiswa UGM Kembangkan Sarung Tangan Penerjemah Bahasa Isyarat

"Dalam tren fashion 2019, Svarga itu ada konsep Bohemian, kemudian saya tuangkan dalam karya sarung boho style ini. Melihat motif kain satung juga cocok untuk dipadukan dengan konsep Bohemian," katanya.

Bagi Aini, tak sulit untuk menemukan inspirasi, sebab kata dia inspirasi bisa datang darimana saja.

"Pas lagi masak dapat inspirasi, langsung aku tuangkan ke kertas biar nggak keburu hilang. Kalau pas lagi bener-bener buntu, biasanya jalan jalan, refreshing buat cari inspirasi," ujar dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved