Sains

Jangan Remehkan, Kurang Tidur Tingkatkan Rasa Sakit

Para ilmuwan tahu jika rasa sakit diperoleh ketika saraf mengirim ledakan ke sumsum tulang belakang dan masuk ke otak.

Jangan Remehkan, Kurang Tidur Tingkatkan Rasa Sakit
IST
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Kurang tidur bisa menyebabkan tidak fokus hingga mudah terserang penyakit.

Sebuah penelitian terbaru dari University of California bahkan menemukan bahwa kurang tidur bisa mengubah sirkuit otak dengan cara memperkuat rasa sakit.

Contohnya pada orang yang mengalami nyeri kronis.

Ketika mereka kehilangan kemampuan untuk tidur nyenyak, umumnya rasa nyeri yang dirasakan lebih buruk.

Sayangnya, alasan mengapa kurang tidur menguatkan rasa sakit tidak sepenuhnya dipahami oleh para peneliti.

Baca: Cara Mudah Turunkan Berat Badan Sambil Tidur

Meski begitu, para ilmuwan tahu jika rasa sakit diperoleh ketika saraf mengirim ledakan ke sumsum tulang belakang dan masuk ke otak.

Dari sana, jaringan daerah saraf menyala sebagai reaksi terhadap cedera.

Untuk mempelajari bagaimana tidur bisa mempengaruhi rasa sakit, para peneliti melakukan serangkaian percobaan dalam laboratorium.

Mereka menemukan bahwa satu malam kurang tidur mengurangi ambang rasa sakit seseorang lebih dari 15 persen.

Tak hanya itu, hal ini juga meninggalkan sebuah ciri yang khas di pusat nyeri di otak.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved