Yogyakarta

BPBD Rekomendasikan Penambang Pasir Tak Beraktivitas di Hulu Gendol

Pihaknya pun merekomendasikan agar penambangan di hulu sungai Gendol sebaiknya dihindari.

BPBD Rekomendasikan Penambang Pasir Tak Beraktivitas di Hulu Gendol
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Ilustrasi: Lokasi penambangan pasir Kali Gendol, Kepuharjo, Cangkringan yang sepi karena dihentikan sementara usai status Merapi dinaikan menjadi waspada. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BPBD DIY mengatakan kegiatan masyarakat di sekitar Gunung Merapi wajib memperhatikan informasi terkini terkait guguran lava.

Pihaknya pun merekomendasikan agar penambangan di hulu sungai Gendol sebaiknya dihindari.

Kepala pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengatakan, penambang pasir sebenarnya harus sangat waspada dan berhati-hati dengan guguran lava dari gunung Merapi.

Apalagi, guguran lava tersebut masuk ke sungai Gendol.

“Perlu hati-hati dan waspada mengikuti perkembangan informasi karena bekerja di daerah aliran resiko tinggi,” jelasnya di Kepatihan, Senin (11/2/2019).

Baca: Viral Lubang di Kali Kuning Kalasan, Dukuh Sambirejo: Sudah Pernah Terjadi Sebelumnya

Dia mengatakan, untuk kewenangan menutup penambangan pasir itu adalah kewenangan DPUESDM.

Namun, pihaknya memberi rekomendasi kalau dilihat dari perpsektif kebencanaan sebaiknya di hulu Gendol itu dihindari untuk penambangan yang langsung ke sungai.

“Kecepatan lahar dan informasi lebih cepat laharnya, apalagi posisi di bawah pakai truk dimungkinkan tidak bisa gerak. Kalau ada gejala yang perlu menghentikan penambangan ya saya kira perlu,” urainya.

Meskipun masih berstatus waspada, pihaknya tetap meminta warga meningkatkan kesiapsiagaan.

Mitigasi menjadi faktor penting agar bagaimana informasi kondisi merapi sampai secara benar ke masyarakat.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved