Gunungkidul

Pencairan Dana Bantuan Keuangan untuk Parpol di Gunungkidul Tunggu Audit

Bantuan tersebut diberikan kepada partai yang memiliki kursi di DPRD Gunungkidul sedangkan partai yang tidak memiliki maka tidak mendapatkan bantuan i

Pencairan Dana Bantuan Keuangan untuk Parpol di Gunungkidul Tunggu Audit
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Bantuan keuangan Partai Politik (parpol) belum dapat dicairkan lantaran masih menuggu hasil audir laporan penggunaan anggaran 2018.

Hal tersebut dikemukakan kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul Wahyu Nugroho, Minggu (10/2/2019).

Wahyu telah memastikan bahwa seluruh parpol telah mengumpulkan laporan penggunaan anggaran 2018.

Baca: Sembilan Parpol Terima Banpol Lebih Rp 560 Juta dari Pemkot Magelang

"Masih menunggu audit dari badan pemeriksaan keuangan sebelum ada audit maka belum bisa dilakukan pencairan," ujarnya.

Ia melanjutkan bantuan tersebut diberikan kepada partai yang memiliki kursi di DPRD Gunungkidul sedangkan partai yang tidak memiliki maka tidak mendapatkan bantuan ini.

"Alokasi anggaran Rp 1,08 milliar, anggaran yang diberikan kepada partai tidak sama rata disesuaikan dengan jumlah perolehan suara saat pemilu," katanya.

Wahyu menuturkan pembagian mengacu pada hasil pemilu 2014 sedangkan termin ke dua mengacu pada pemilu 2019.

Untuk tahun 2019 pemberiannya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Baca: Pencairan Banpol di Bantul Masih Tunggu Hasil Audit BPK

"Saat ini belum ada rencana penambahan bantuan. Perbedaan tersebut karena adanya pelaksanaan pemilu 2019 yang memungkinkan adanya pergeseran suara atau perubahan suara di masing-masing parti politik," katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Kesatuan Bangsa dan Politik Gunungkidul, Arkham Mashudi, lantaran adanya gelaran pemilu 2019 pencairan dana bantuan untuk tahun ini melalui dua termin.

"Pada tahun 2016-2018 penyaluran dana bantuan dilakukan dalam satu termin berbeda dengan tahun ini, pada pemilu 2019 juga memilih anggota dewan dengan demikian dapat berpengaruh dalam pencairannya," imbuhnya.

Ia menambahkan syarat untuk mendapatkan bantuan dana parpol ini harus memiliki wakil di kursi DPRD, lalu nomianl bantuan akan disesuaikan kembali dengan jumlah suara pada pemilu yang digelar.

"Dalam penghitungan banpol tentu saja ada formulasinya, kemugkinan besar akan berpatokan pada hitungan bulan tetapi lebih tepatnya masih akan dihitung kembali," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved