Jawa

Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Magelang Meningkat Pesat

Tempat kunjungan tak lagi terpusat di Candi Borobudur saja, tetapi juga destinasi wisata baru lain yang terus bermunculan.

Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Magelang Meningkat Pesat
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Ketep Pass 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Magelang mengalami peningkatan signifikan.

Tempat kunjungan tak lagi terpusat di Candi Borobudur saja, tetapi juga destinasi wisata baru lain yang terus bermunculan.

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, pihaknya mencatat, kunjungan wisata tahun 2017 di Kabupaten Magelang hanya sebanyak 5.402.084 orang, tahun 2018 meningkat menjadi 6.336.095 wisatawan.

"Jumlah kunjungan meningkat drastis. Terlebih kini tidak lagi terpusat di candi borobudur saja, tapi ke sejumlah destinasi lain," kata Iwan, Minggu (10/2/2019).

Baca: Insan Pers di Magelang Raya Nyekar ke Makam Boediardjo, Tokoh Pers dan Sosok Pejuang

Tingkat kunjungan wisatawan terbanyak 2018 masih di Candi Borobudur sebanyak 3.663.054 orang untuk wisatawan nusantara dan 192.231 orang untuk wisatawan mancanegara.

Diurutan kedua Ketep Pass, sebanyak 333.841 wisatawan nusantaran dan 1.146 wisatawan mancanegara.

Secara umum jumlahnya naik, baik untuk wisnus maupun wismannya. Untuk wisatawan nusantara naik dari 5.064.569 ke 5.977.422 orang.

Sedang wisatawan mancanegara naik dari 337.515 menjadi 358.673 orang.

Iwan mengatakan, adanya Pesma dapat mensinergikan berbagai elemen kepariwisataan dalam upaya mengembangkan dan mempromosikan pariwisata khususnya di Magelang.

Baca: Menikmati Durian Khas Magelang yang Manis dan Legit di Acara Nduren Neng Mall

"Ini semua tentu berkat kerja keras semua pihak, baik dari teman-teman pegiat dan pemberhati wisata yang mempromosikan wisata di Magelang," ujarnya.

Kadisporapar Jawa Tengah, Sinoeng Nugroho Rachmadi, mengatakan, komunitas-komunitas itu disatukan oleh misi yang sama dengan komitmen yang sama khususnya di bidang pariwisata.

"Inilah yang harus kita Jaga. Komunitas-komunitas dapat saling bersinergi dalam mengembangkan pariwisata dan mempromosikan pariwisata, khususnya di Jawa Tengah,” imbuhnya.

Ketua Pesona Magelang (Pesma), Syahrudin mengungkapkan jika Pesma dibentuk untuk mengembangkan pariwisata di Magelang Raya.

"Komunitas ini dibentuk mengandung unsur Pentahelik yaitu komunitas yang mengandung unsur pemerintah, media, pelaku, industri dan peneliti yang saling terkait," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved