Travel

Jalan-jalan ke Parangtritis, Jangan Lupa Mampir ke Warung Serabi Mbak Tini

Bagi pecinta kuliner tradisional serabi, kurang lengkap rasanya jika belum mencicipi serabi buatan mbak Tini di utara jembatan Kretek, Bantul.

Jalan-jalan ke Parangtritis, Jangan Lupa Mampir ke Warung Serabi Mbak Tini
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Ariyanti
Bagi pecinta kuliner tradisional serabi, kurang lengkap rasanya jika belum mencicipi serabi buatan mbak Tini di utara jembatan Kretek, Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bagi pecinta kuliner tradisional serabi, kurang lengkap rasanya jika belum mencicipi serabi buatan mbak Tini di utara jembatan Kretek, Bantul.

Di warung sederhana ini, Anda bisa menikmati serabi kocor dan serabi manis.

Warung serabi Mbak Tini sudah ada sejak tahun 2008.

Lokasi warungnya berada di lebih kurang 10 meter dari utara jembatan Kretek, yang menuju Pantai Parangtritis.

Meskipun warungnya terbilang sederhana, tetapi serabinya enak saat disantap.

Sugi (50), suami dari mbak Tini menuturkan, serabi terbuat dari tepung beras dan kelapa, yang kemudian akan digoreng di atas cobek tanpa menggunakan minyak.

Biasanya, dalam sehari Sugi dan Tini akan menghabiskan lebih kurang 4 kg beras.

"Warungnya buka dari jam 2 siang sampai habis. Nggak pasti tutupnya jam berapa. Tapi nggak sampai jam 10 malam sudah habis. Buka setiap hari," jelas Sugi pada Tribunjogja.com, Sabtu (9/2/2019).

Warung serabi Mbak Tini menyediakan serabi kocor dan serabi manis.

Serabi kocor adalah serabi yang rasanya gurih (asin) kemudian ditambahkan kuah gula jawa dan santan.

Sedangkan serabi manis, rasanya sudah manis tanpa harus diberi kuah kocor.

Baca: Rekomendasi 3 Warung Tongseng Ayam Enak di Bantul

Ada beberapa varian rasa serabi manis yang bisa Anda pilih yakni cokelat, nangka dan pisang.

Harga serabinya adalah Rp 2.500.

Tini menuturkan, dirinya memilih berjualan serabi karena sang nenek juga berjualan makanan tradisional ini di Pasar Angkruk.

"Kalau nenek saya sudah lama sekali jualan serabi. Saya kan dulu bantu setiap hari, jadi bisa bikin serabi. Akhirnya saya ikut jualan," ungkap wanita 42 tahun ini. (*)

Penulis: say
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved