PSS Tak Ingin Gegabah Rekrut Pemain Asing

Meski proses negosiasi dengan beberapa talenta sudah dimulai, tim pelatih dan manajemen masih ingin memantau lewat trial.

PSS Tak Ingin Gegabah Rekrut Pemain Asing
Tribunjogja.com | Hanif Suryo
Pemain asal Mesir, Mido Saad, menjalani sesi latihan bersama tim PSS Sleman di Lapangan Paskhas, Jumat (8/2/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman tidak ingin gegabah dalam merekrut calon pemain asing untuk Liga 1 2019 mendatang.

Bahkan, meski proses negosiasi dengan beberapa talenta sudah dimulai, tim pelatih dan manajemen masih ingin memantau lewat trial.

Humas PT Putra Sleman Sembada, selaku perusahaan yang menaungi kesebelasan PSS, Yohannes Sugianto, mengaku tidak ingin membeli 'kucing dalam karung'.

Pasalnya, ada kemungkinan, calon rekrutan ini sama sekali belum pernah bermain di Indonesia.

"Kami memang ingin mendapatkan pemain asing yang belum pernah bermain di Indonesia. Makanya itu, kami hati-hati benar merekrut mereka. Harus trial dahulu," ucap pria yang akrab disapa Pak Yo itu, Sabtu (9/2/2019).

Ia mengungkapkan, sebagai klub promosi yang baru saja naik ke kasta tertinggi, PSS memang memiliki kebijakan cukup ketat dalam memboyong pemain asing.

Oleh sebab itu, sampai sejauh ini, penggawa ekspatriat yang dinanti-nanti pun masih jadi misteri.

"Lagi pula, kami ini klub baru di Liga 1. Jadi, masih meraba-raba juga. Kami tidak ingin buang-buang uang dengan langsung mengontrak pemain asing, tapi ternyata kemampuannya jelek," cetusnya.

Namun, Pak Yo mengakui, sampai sekarang, jajaran manajemen masih melakukan proses negosiasi dengan beberapa ekspatriat.

Akan tetapi, dirinya memastikan, dalam proses tersebut, perwakilan Super Elang Jawa tidak akan langsung menyodorkan proposal.

"Kami masih ada negosiasi dengan pemain asing, lewat agennya ya. Belum semua deal, jadi trial dulu nanti semuanya itu (pemain asing)," katanya.

Menurutnya, Laskar Sembada bakal memanfaatkan beberapa turnamen sebelum kickoff Liga 1, sebagai ajang seleksi pemain asing.

Benar saja, PSS akan bersua Borneo FC, di babak 16 besar Piala Indonesia 2018, antara 15-25 Februari, serta mengikuti Piala Presiden 2019, awal Maret mendatang.

"Bisa jadi, kita kan masih main di Piala Indonesia, terus Piala Presiden juga, kita bisa lihat kemampuan pemain trial di sana," cetusnya. (*)

Penulis: aka
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved