Pemilu 2019

KPU Gunungkidul Pastikan Ngadiyono Tetap Bisa Nyaleg Meski Divonis Dua Bulan Penjara

KPU Gunungkidul Pastikan Ngadiyono Tetap Bisa Nyaleg Meski Divonis Dua Bulan Penjara

KPU Gunungkidul Pastikan Ngadiyono Tetap Bisa Nyaleg Meski Divonis Dua Bulan Penjara
Tribun Jogja/ Santo Ari
Ngadiyono menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Sleman, Senin (4/2/2019) 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani memastikan wakil ketua DPRD Gunungkidul, Ngadiyono tetap bisa melanjutkan pencalonannya di Pileg 2019 meski divonis bersalah oleh pengadilan.

Ngadiyono sebelumnya terjerat kasus pidana pemilu karena menggunakan kendaraan dinas saat menghadiri kegiatan kampanye di Sleman. 

Baca: Intensifkan Patroli Cyber, Polda DIY Sasar Parpol dan Buzzer di Yogyakarta

Oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Sleman, Ngadiyono divonis dua bulan penjara dan denda Rp7,5 juta.

"Putusan Pengadilan Negeri Sleman dijadikan dasar putusan, dan hasil dari kajian tersebut Ngadiono tetap dapat nyaleg walaupun statusnya terpidana, tuntutan atau vonis kurang dari lima tahun sehingga tidak berpengaruh," ucapnya.

Namun hani mengimbau kepada semua caleg agar kasus seperti ini tidak dilakukan lagi oleh caleg yang akan berkompetisi pada pemilu 2019, sehigga hal serupa tidak terjadi dikemudian hari. (tribunjogja)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved