Bisnis

Kinerja Ekonomi Yogyakarta Melesat Seiring Masifnya Pembanguan Infrastruktur

Kinerja perekonomian DIY juga lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional secara agregat, yang tumbuh sebesar 5,18% (yoy).

Kinerja Ekonomi Yogyakarta Melesat Seiring Masifnya Pembanguan Infrastruktur
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Momentum pertumbuhan ekonomi Yogyakarta terus berlanjut sebagaimana terlihat dari kinerja perekonomian DIY yang makin solid.

Realisasi pertumbuhan PDRB DIY pada Triwulan IV 2018 mampu menembus angka 7% yang merupakan capaian pertumbuhan tertinggi sejak perubahan tahun dasar PDRB 2010, yaitu sebesar 7,39% (yoy).

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 6,03% (yoy) maupun periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mampu tumbuh 5,25% (yoy).

Selain itu, kinerja perekonomian DIY juga lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional secara agregat, yang tumbuh sebesar 5,18% (yoy).

“Pertumbuhan ekonomi DIY yang makin kokoh ini ditopang oleh akselerasi kinerja investasi seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung di DIY. Selain itu, konsumsi juga tetap terjaga, terutama konsumsi rumah tangga yang mengalami peningkatan dipengaruhi momentum liburan natal serta banyaknya potongan harga pada akhir tahun,” Kepala KPw BI DIY, Budi Hanoto, Kamis (7/2/2019).

Baca: Kawasaki W175 Cafe Bakal Jadi Idola Baru Pecinta Motor Retro

Dengan capaian tersebut, maka pertumbuhan ekonomi DIY keseluruhan tahun 2018 terakselerasi dengan tumbuh sebesar 6,20% (yoy), meningkat signifikan dibanding pertumbuhan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5,26% (yoy) dan merupakan pertumbuhan tahunan tertinggi yang pernah dicapai DIY selama 10 tahun terakhir.  

Akselerasi kinerja investasi merupakan faktor pendorong utama pertumbuhan PDRB DIY dengan andil (yoy) sebesar 3,61%, lebih tinggi dibanding andil konsumsi rumah tangga yang tercatat sebesar 1,37%.

“Pertumbuhan kinerja investasi ditopang oleh pembangunan infrastruktur strategis di DIY, antara lain bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), revitalisasi kawasan Malioboro serta pembangunan Underpass Kentungan yang masih terus berlanjut,” jelasnya.

Masifnya pembangunan proyek infrastruktur tersebut mampu mendorong investasi tumbuh sebesar 11,50% (yoy), atau meningkat dibanding triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 10,97% (yoy).

Baca: Soal Jalan Tol, Pemprov DIY Minta Harus Perhatikan Simpul Perekonomian

Selain itu, pertumbuhan ekonomi DIY pada Triwulan IV 2018 juga didorong oleh perbaikan permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga dan konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT).

Halaman
12
Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved