Sederet Fakta Seputar Teror Pembakaran Mobil di Semarang, Dugaan Motif Hingga Kendala Polisi

Menurut Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, para pelaku melakukan aksinya saat pagi dini hari

Sederet Fakta Seputar Teror Pembakaran Mobil di Semarang, Dugaan Motif Hingga Kendala Polisi
Tribun Jateng/MUH RADLIS
Dugaan pembakaran mobil oleh orang tak dikenal kembali terjadi. Kali ini mobil Daihatsu Ayla warna putih di Semarang Timur, menjadi sasarannya, Kamis (31/1/2019) dini hari 

Benda itu dilemparkan ke mobil yang menjadi incaran.

Hendrar mengatakan, dari gerak geriknya, pelaku diduga telah paham lokasi wilayah yang diincarnya.

"Pelaku yang kami lihat CCTV, mereka paham peta wilayah," kata Hendrar kepada wartawan di RM Selasih, Semarang, Senin (4/2/2019).

 5. Ganjar: Situasi ini sensitif

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, situasi teror pembakaran menjelang Pemilu 2019 adalah kasus sensitif.

Dirinya meminta polisi segera menangkap pelaku dan mengungkapkan motif pelaku kepada masyarakat.

"Motif apa yang dikejar apakah dendam, kejahatan, atau bahkan Pemilu. Jangan sampai ada gangu, situasi seperti ini kan sensitif," kata Ganjar, Jumat (1/2/2019).

Ganjar mengaku telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk penanganan kasus teror pembakaran kendaraan tersebut.

"Tidak boleh ada yang menggangu kepentingan apapun. Ini sudah terjadi di beberapa titik. Sudah dikejar pelakunya," kata dia. (*/kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Fakta Kasus Pembakaran Kendaraan di Semarang, 450 Personel Polisi Diterjunkan hingga Minimnya Bukti dan Saksi."

 

Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved