Sederet Fakta Seputar Teror Pembakaran Mobil di Semarang, Dugaan Motif Hingga Kendala Polisi

Menurut Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, para pelaku melakukan aksinya saat pagi dini hari

Sederet Fakta Seputar Teror Pembakaran Mobil di Semarang, Dugaan Motif Hingga Kendala Polisi
Tribun Jateng/MUH RADLIS
Dugaan pembakaran mobil oleh orang tak dikenal kembali terjadi. Kali ini mobil Daihatsu Ayla warna putih di Semarang Timur, menjadi sasarannya, Kamis (31/1/2019) dini hari 

Sementara pada Minggu, sepeda motor di Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Semarang.

3. Dugaan motif teror adalah untuk menakuti warga

Sebelumnya, Irjen Pol Condro Kirono menjelaskan, teror pembakaran sejumlah kendaraan di wilayahnya ditujukan untuk menakuti masyarakat.

"Beberapa kejadian pembakaran, tidak ada latar belakang faktor ekonomi karena tidak ada barang yang dicuri, tidak ada dendam pribadi, karena warga baik-baik dan tidak ada yang punya musuh," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mengajak warganya untuk meningkatkan pengamanan lingkungan dengan siskamling.

"Kita saat ini ditantang untuk rapatkan barisan. Maka tadi saya buat edaran camat dan lurah agar giatkan lagi siskamling, portal-portal diaktifkan. Kalau belum ada portal bisa swadaya buat portal. Kita kerjasama dengan polisi dan kami suport lewat itu," ujar Hendrar.

4. Aksi pelaku teror terekam CCTV

Hendrar Prihadi menduga, kasus pembakaran mobil di Semarang, Jawa Tengah, dilakukan oleh orang profesional.

Berdasar rekaman kamera CCTV yang terpasang di lokasi kejadian, tampak pelaku pembakaran yang berjumlah satu orang mengendarai sepeda motor, kata Hendrar.

Dari balik jaket, pelaku tampak mengeluarkan cairan yang diduga merupakan bahan bakar minyak dan sumbu berbentuk kain.

Halaman
1234
Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved