Sederet Fakta Seputar Teror Pembakaran Mobil di Semarang, Dugaan Motif Hingga Kendala Polisi

Menurut Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, para pelaku melakukan aksinya saat pagi dini hari

Sederet Fakta Seputar Teror Pembakaran Mobil di Semarang, Dugaan Motif Hingga Kendala Polisi
Tribun Jateng/MUH RADLIS
Dugaan pembakaran mobil oleh orang tak dikenal kembali terjadi. Kali ini mobil Daihatsu Ayla warna putih di Semarang Timur, menjadi sasarannya, Kamis (31/1/2019) dini hari 

Menurut Condro, polisi belum dapat mengungkap kasus ini karena minimnya barang bukti.

Kejadian teror yang rata-rata dilakukan pada dini hari atau menjelang subuh itu tidak banyak saksi yang melihat kejadian.

Selain itu, kamera pengintai yang dipasang di perumahan juga tidak secara jelas menunjukkan ciri-ciri pelaku pembakaran.

"Saksi minim. Ada CCTV, tapi resolusi rendah sekali," ucap jenderal bintang dua ini.

2. Polda Jateng kerahkan 450 personel

Untuk antisipasi teror, Polda Jawa Tengah secara simultan akan membantu pengamanan di wilayah Kota Besar Semarang dengan 450 personel.

Selain itu, jajaran Pemerintah Kota Semarang juga sepakat mengadakan siskamling untuk menjaga wilayahnya masing-masing.

"Kita berupaya lakukan pengungkapan dan warga amankan lingkungan," tambahnya.

Sementara itu, berdasar laporan yang diterima polisi, saat ini para pelaku juga mulai menyasar sepeda motor untuk dibakar.

Pada Sabtu pekan lalu, pembakaran kendaraan roda dua ditemukan di wilayah Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang.

Halaman
1234
Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved