Kriminalitas

Seorang Kakek di Sleman Cabuli Cucu Tirinya yang Berumur 7 Tahun

Meski sudah ditahan namun tersangka hingga saat ini tidak mengakui perbuatannya.

Seorang Kakek di Sleman Cabuli Cucu Tirinya yang Berumur 7 Tahun
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang kakek berinisial ES yang berumur 61 tahun tega mencabuli cucu tirinya, sebut saja Kencur, bocah perempuan berumur tujuh tahun.

Antara pelaku dan korban memang tinggal serumah, ES nekat mencabuli Kencur ketika orangtua Kencur sibuk berjualan angkringan di depan rumah.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Bowo Susilo mengatakan aksi bejat itu dilakukan saat ibu korban berjualan angkringan di depan rumah.

Tanpa sepengetahuan ibu korban, saat suasana rumah sepi, hal ini dimanfaatkan ES.

Dia sengaja meminjami handphonenya agar Kencur asik bermain.

Baca: Mie Setan dan Iblis Hidangan Mie Super Pedas di Yogyakarta

Dan saat korban bermain handphone, ES menggerayangi tubuh korban.

Iptu Bowo menambahkan, perbuatan ES ini sudah dilakukan kurang lebih setahun belakangan ini.

Korban sebenarnya pernah mengeluhkan alat vitalnya sakit namun ibu korban tidak menyangka hal itu disebabkan ulah bejat ES.

"Belum lama ini ibu korban memergoki perbuatan tersangka dan langsung melapor ke kami. Dari hasil pemeriksaan visum memang menguatkan keterangan ibu korban. Tersangka ES pun kini sudah ditahan," terang Iptu Bowo pada Tribunjogja.com.

Baca: Polsek Semin Ringkus 4 Pelaku Pencabulan di Bawah Umur

Meski sudah ditahan namun tersangka ES hingga saat ini tidak mengakui perbuatannya.

Dia berdalih selalu ada orang lain di rumah sehingga dia tidak mungkin melakukan perbuatan tersebut.

"Saat kejadian istri ES memang ada di rumah tapi di ruangan yang berbeda. Tersangka ES ini tidak mengakui laporan ibu korban. Tapi pengakuan tersangka bukan hal yang utama, karena alat bukti berupa visum dan keterangan saksi sudah menguatkan laporan ini," tambahya.

Atas perbuatanya, ES akan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak pasal 82 tahun 2016 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)

Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved