Harga Rumah Murah Bersubdsidi Kawasan Jadebotabek di Indonesia Property Expo

rumah dengan harga Rp 141 juta di tiga lokasi proyek berbeda di kawasan Jadebotabek ada syarat yang harus dipenuhi konsumen

Harga Rumah Murah Bersubdsidi Kawasan Jadebotabek di Indonesia Property Expo
TRIBUNjogja.com
Ilustrasi 

Harga Rumah Murah Bersubdsidi Kawasan Jadebotabek di Indonesia Property Expo

TRIBUNjogja.com ---- Harga rumah yang kian mahal membuat backlog atau kebutuhan yang tak terpenuhi makin besar. Meski demikian, untungnya banyak pengembang yang
menawarkan rumah-rumah bersubsidi dengan harga variatif.

Beberapa pengembang dalam pergelaran Indonesia Property Expo (IPEX) di Jakarta Convention Center (JCC) pada 2-10 Februari 2019, seperti PJA Group, menawarkan rumah dengan harga Rp 141 juta di tiga lokasi proyek berbeda di kawasan Jadebotabek.

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi konsumen. Berikut syaratnya: Pertama penghasilan calon pembeli tidak boleh lebih dari Rp 4 juta per bulan.

Ini harus dibuktikan dengan slip gaji bulanan bagi karyawan.

Sementara calon pembeli yang berprofesi sebagai wiraswasta atau pengusaha kecil harus bisa menunjukkan rekening tabungan selama tiga sampai enam bulan terakhir.

"Jadi kalau dia itu pegawai harus menunjukkan slip gajinya, tapi kalau wiraswasta ya harus ada rekening tabungan paling enggak tiga bulan terakhir,” ujar Dodi, tenaga
penjual, saat ditemui Kompas.com di lokasi pameran, Jakarta, Sabtu (2/2/20019).

Kemudian uang muka yang harus dibayar sebesar Rp 7,5 juta. Sedangkan angsuran per bulan sekitar Rp 893.000 berlaku selama 20 tahun dengan suku bunga 5 persen. Syarat
selanjutnya adalah belum pernah mendapatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) sebelumnya.

Terakhir, rumah yang dibeli merupakan aset pertama atau dengan kata lain sang konsumen harus merupakan first time home buyer, bukan rumah kedua, apalagi investor.

Dukungan KPR BTN Program rumah subsidi di atas mendapat dukungan pembiayaan penuh dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Director Strategic, Compliance and Risk BTN Mahelan Prabantarikso mengatakan, untuk rumah subsidi, BTN menyediakan uang muka mulai 1 persen, subsidi bantuan uang muka Rp 4 juta, dan jangka waktu kredit sampai dengan 20 tahun, dengan suku bunga 5 persen fixed rate selama masa kredit.

Sementara itu, untuk rumah non-subsidi, penawarannya berupa suku bunga 6,69 persen fixed rate 1 tahun, bebas biaya provisi dan administrasi, uang muka mulai 1 persen,
diskon asuransi jiwa 20 persen, dan mendapatkan Tabungan Batara jika melakukan akad selama pameran berlangsung.

Halaman
12
Editor: iwe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved