Gunungkidul

Disdukcapil Gunungkidul Dorong Masyarakat Pro Aktif Ambil KTP yang Telah Jadi

Masyarakat di Gunungkidul yang telah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, diharapkan dapat pro aktif

Disdukcapil Gunungkidul Dorong Masyarakat Pro Aktif Ambil KTP yang Telah Jadi
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Masyarakat di Gunungkidul yang telah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, diharapkan dapat pro aktif dalam mengambil E KTP yang telah jadi.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gunungkidul Arisandi Purba, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi secara berjenjang dari kecamatan hingga RT/RW.

"Warga harusnya lebih pro aktif untuk mengambil E-KTP karena dari awal masyarakat yang meminta untuk cetak," katanya saat dihubungi, Senin (4/2/2019).

Baca: Ribuan Kartu Tani di Gunungkidul Belum Dapat Digunakan

Ia menuturkan saat ini sudah tidak ada e KTP yang menumpuk di kecamatan berbeda dengan beberapa bulan lalu yang menurutnya masih banyak E-KTP menumpuk dikecamatan.

"Tetapi memang ada beberapa Kartu Keluarga (KK) yang belum diambil masih ada di kecamatan," imbuhnya.

Pihaknya tak hanya melakukan perekaman pada masyarakat umum, tetapi juga melakukan di Rumah Tahanan (rutan) II B Wonosari yang telah selesai dilakukan perekaman beberapa waktu lalu.

"Kalau untuk rutan sudah semua selesai dilakukan perekaman, untuk tambahan belum ada konfirmasi dari pihak rutan. Tahap awal pada tanggal 12 Oktober 2018 kami merekam 9 orang di rutan Wonosari, dan sudah dicetak dan diserahkan kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Baca: Sukeskan Pemilu 2019, Warga Binaan Rutan Wates Jalani Perekaman Data e-KTP

Selanjutnya dalam perekaman tahap kedua di rutan IIB Wonosari pada tanggal 17 Januari 2019 diajukan 9 orang kembali untuk perekaman, tetapi setelah melakukan pengecekan data melalui Sistem Administrasi Kependudukan (SIAK) hanya bisa melakukan perekaman kepada 3 orang.

"Hanya bisa 3 orang yang dilakukan perekaman karena saat dilakukan pengecekan ditemukan data tiga orang sudah melakukan perekaman, satu orang duplicate record, 2 orang tidak ditemukan database," katanya.

Sementara itu Administrator Database Disdukcapil Gunungkidul mengatakan per tanggal 28 januari sudah sejumlah 765.284 masyarakat Gunukidul sudah melakukan perekaman E-KTP.

"Per tanggal 28 januari 2019 ada sebanyak 765.284, itu semua sudah disortir dalam artian yang meninggal dan pindah sudah tidak dihitung," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved