Kejaksaan Cari Mandala Shoji untuk Dieksekusi ke Penjara

Kejari Jakarta Pusat mencari keberadaan caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN), Mandala Abadi Shoji, untuk dieksekusi ke penjara selama 3 bulan

Kejaksaan Cari Mandala Shoji untuk Dieksekusi ke Penjara
Tribunnews/HERUDIN
Mandala Shoji setelah divonis 3 bulan penjara atas kasus pelanggaran peraturan pemilu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mencari keberadaan calon legislatif (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Mandala Abadi Shoji, untuk dieksekusi terkait putusan hukum untuk dirinya.

Jaksa Kejaksaan Negeri Jakpus, Andri Saputra mengatakan, eksekusi dilakukan setelah banding yang dilakukan Mandala Shoji ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 31 Desember 2018.

Emily Blunt Kenakan Anting-anting Karya Desainer Lulusan SMSR Yogyakarta di Panggung SAG Awards

"Eksekusi akan dilakukan kalau kami sudah (tahu) posisi pastinya. Upaya bandingnya ditolak tanggal 31 Desember," kata Andri, Kamis (31/1/2019).

Mandala yang dahulu merupakan aktor dan presenter terbukti melakukan pelanggaran Pemilu dengan membagikan kupon umrah saat kampanye.

Andri mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi rumah Mandala, namun ia tak mendapatkan informasi keberadaan terpidana kasus pelanggaran Pemilu itu.

"Kami masih mapping, istilahnya begitu. Dia kan sudah enggak tahu keberadaannya di mana, di rumahnya enggak ada, handphone-nya juga enggak aktif. Kami masih mapping untuk mencari tahu dia lalu kami eksekusi sesuai keputusan pengadilan untuk dipenjara tiga bulan," ujar Andri.

Lucky Andriani Serahkan Diri

Sementara itu, caleg DPRD DKI Jakarta dari PAN lainnya, yakni Lucky Andriani, telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Bambu Kelas IIA khusus perempuan pada Selasa (29/1/2019).

"Dia (Lucky Andriani) kooperatif dengan menyerahkan diri ke kantor kejaksaan. Sudah ditahan di (Lapas) Pondok Bambu," ujar Andri.

Seperti diketahui, Mandala Shoji dan Lucky Andriani dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran Pemilu saat melakukan kampanye di Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat pada 19 Oktober lalu.

Kupon umrah dibagikan kepada warga saat kampanye dalam bentuk doorprize. Mereka divonis tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 18 Desember 2018.

Lalu, Mandala sempat mengajukan banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas vonis itu pada 20 Desember 2018. Namun, upaya bandingnya ditolak. (Rindi Nuris Velarosdela)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banding Ditolak, Kejari Cari Caleg PAN Mandala Shoji untuk Dieksekusi"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved