Emily Blunt Kenakan Anting-anting Karya Desainer Lulusan SMSR Yogyakarta di Panggung SAG Awards

Emily Blunt tampil memukau saat menerima penghargaan, terutama dengan anting-anting yang dikenakannya yang merupakan karya desainer Eri Dwi Suciaji.

Emily Blunt Kenakan Anting-anting Karya Desainer Lulusan SMSR Yogyakarta di Panggung SAG Awards
IST/PopSugar
Emily Blunt dengan anting-anting karya Eri Dwi Suciaji saat menghadiri SAG Awards 2019 

TRIBUNJOGJA.COM - Emily Blunt mendapat penghargaan Pemeran Pembantu Wanita Terbaik dalam ajang Screen Actors Guild (SAG) Awards 2019 di Los Angeles, Amerika Serikat.

Pemeran dalam film A Quiet Place ini, tampil memukau saat menerima penghargaan, terutama dengan anting-anting yang dikenakannya, yang merupakan karya desainer Eri Dwi Suciaji.

Eri adalah lulusan Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta. Dia merupakan desainer perhiasaan di Forevermark Indonesia.

Bagaimana perasaan Eri setelah mengetahui anting-anting karyanya dikenakan Blunt?

Emily Blunt dengan anting-anting karya Eri Dwi Suciaji
Emily Blunt dengan anting-anting karya Eri Dwi Suciaji (IST/Shutterstock/Kathy Hutchins)

“Pastinya bangga, bahagia. Enggak menyangka,” ujar Eri. Bahkan, dia mengaku tidak tahu siapa Emily Blunt sebelum karyanya tersebut dipakai bintang film Mary Poppins Return tersebut.

"Saya baru tahu Emily itu siapa setelah anting saya dipakai oleh dia," kata Eri.

Emily Blunt dengan anting-anting karya Eri Dwi Suciaji, pemuda lulusan SMSR Yogyakarta
Emily Blunt dengan anting-anting karya Eri Dwi Suciaji, pemuda lulusan SMSR Yogyakarta (IST/StyleYahoo)

Eri memberi nama anting-anting tersebut Waterfall Diamond Earrings, karena terinspirasi dari air terjum di alam nyata.

Menurut pengakuannya, dia hanya memerlukan waktu sehari untuk mendesain anting-anting bernilai sekitar Rp900 juta yang terbuat dari emas putih 18 karat dan berlian 11,73 karat tersebut.

Sementara itu, menurut Jessica Paster, seorang stylist pribadi Blunt, pihaknya memang mencari perhiasan untuk menunjang penampilan Blunt yang bergaya klasik moderen.

“Saya menemukannya di Forevermark. Perhiasan tersebut dikirim dari Indonesia ke Amerika Serikat,” ujar Jessica Paster. (*/JCKMag/TheJakartaPost)

Editor: iwanoganapriansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved