Bisnis

Anak Muda di Sekitar Wilayah Cagar Budaya Didorong untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan

Fase pertama dari program ini telah memberikan dampak positif bagi 350 anak muda di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Anak Muda di Sekitar Wilayah Cagar Budaya Didorong untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
UNESCO Office Jakarta bersama dengan Citi Indonesia (Citibank) memberikan pendampingan kepada wirausaha muda melalui program Creative Youth at Indonesian Sites. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 200 anak muda dari Yogyakarta, Klaten, dan Magelang mengikuti rangkaian boot camp melalui program Creative Youth at Indonesian Heritage Sites yang diselenggarakan oleh UNESCO Office Jakarta bersama dengan Citi Indonesia (Citibank).

Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N Makki mengatakan, program yang memasuki pelaksanaan tahun kedua ini dilakukan di wilayah cagar budaya.

"Kolaborasi kegiatan yang difokuskan untuk anak muda yang ada di wilayah cagar budaya agar mereka punya jiwa kewirausahaan yang lebih baik lagi sehingga menghasilkan nilai ekonomi," ujarnya pada Rabu (30/1/2019) malam.

Baca: UNESCO dan Citi Indonesia Berikan Pendampingan Kepada 200 Wirausaha Muda

Setelah mengikuti program boot camp, mereka akan mendapatkan sesi konsultasi untuk rencana strategi usaha selama tiga bulan ke depan.

Selanjutnya, UNESCO sedang dalam proses membangun kolaborasi dengan beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta untuk mengembangkan kampanye "Branding Bahagia".

Kampanye ini akan berusaha untuk menjawab permasalahan mengenai identitas produk dan strategi pemasaran yang banyak dihadapi oleh para penerima manfaat.

"Kegiatan Branding Bahagia diharapkan dapat menawarkan jalinan kolaborasi yang lebih erat dan berkelanjutan antara para penerima manfaat dan kaum akademisi mahasiswa di perguruan tinggi," lanjutnya.

Citibank dan UNESCO telah menjalankan program pendampingan wirausaha sejak tahun 2017 yang berfokus pada wirausaha muda di sekitar situs warisan budaya dan destinasi pariwisata.

Baca: Guna Memperkuat Kewirausahaan, UII Beri Pendampingan Kepada Pengusaha Rintisan

Fase pertama dari program ini telah memberikan dampak positif bagi 350 anak muda di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sementara di kawasan Danau Toba, pemetaan bagi 100 anak muda yang bergerak di bidang industri kreatif terutama yang berbasis budaya lokal, telah berhasil dilakukan di lim kabupaten sekitar kawasan Danau Toba. 

UNESCO dan Citi Indonesia berkomitmen mendukung program pendampingan ini karena sejalan dengan Strategi Nasional Indonesia untuk Inklusi Keuangan dan juga Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dari PBB.

"Terutama dalam mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, pekerjaan layak dan produktif dan memperkuat sarana dalam pelaksanaan revitalisasi kemitraan global," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved