Ahmad Dhani akan Dibawa ke Surabaya, Jalani Sidang Kasus Vlog Idiot

Tim kuasa hukum Ahmad Dhani mendukung pemindahan penahanan kliennya ke Surabaya. Setelah divonis, Ahmad Dhani masih menghadapi kasus lain di Surabaya

Ahmad Dhani akan Dibawa ke Surabaya, Jalani Sidang Kasus Vlog Idiot
tribunnews
Ahmad Dhani jadi tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tim kuasa hukum Ahmad Dhani mendukung pemindahan penahanan kliennya ke Surabaya, Jawa Timur.

Kejaksaan Negeri Surabaya sebelumnya meminta kepada tim jaksa Jakarta Selatan untuk memindahkan penahanan Dhani ke Surabaya agar dia bisa hadir dalam sidang perkara "vlog idiot" di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Ya prinsipnya kami mendukung saja agar lebih mudah dalam mengikuti sidang di sana," ujar kuasa hukum Dhani, Ali Lubis, melalui pesan singkat, Rabu (30/1/2019).

Dhani saat ini ditahan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur, setelah divonis 1,5 tahun hukuman penjara karena kasus ujaran kebencian.

Selain kasus ujaran kebencian dan telah divonis, Ahmad Dhani masih menghadapi kasus lain di Surabaya.

Kasus Ahmad Dhani di Surabaya berkait dugaan pencemaran nama baik melalui vlog miliknya di media sosial.

Pada Oktober 2018 lalu, caleg Partai Gerindra itu ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur. Dia dilaporkan Koalisi Bela NKRI karena dalam vlognya itu Dhani diduga menyebut kelompok penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya pada 26 Agustus lalu dengan kata "idiot".

Kata tersebut diduga diucapkan Dhani saat nge-vlog di lobi Hotel Majapahit, Surabaya.

Video itu lalu viral, memicu aksi dari massa penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden, hingga membuat Dhani terpaksa bertahan di hotel. Akibatnya, Dhani tidak bisa bergabung dengan kelompok pendeklarasi 2019 Ganti Presiden di sekitaran Monumen Tugu Pahlawan Surabaya. (Tri Susanto Setiawan)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ahmad Dhani "Siap" Dipindahkan ke Surabaya untuk Kasus Vlog Idiot"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved