Jawa

Bupati dan Wakil Bupati Magelang Dilantik, Ganjar Pranowo: Jaga Integritas, Banyak Daerah Kena OTT

Pihaknya juga memohon maaf kepada masyarakat Magelang, apabila selama masa kepemimpinannya masih banyak kekurangan.

Bupati dan Wakil Bupati Magelang Dilantik, Ganjar Pranowo: Jaga Integritas, Banyak Daerah Kena OTT
IST
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melantik Bupati Magelang, Zaenal Arifin;Wakil Bupati Magelang, Edi Tjahyana, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Magelang periode 2019-2024, Selasa (29/1/2019) di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Komplek Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bupati Magelang, Zaenal Arifin dan Wakil Bupati Magelang, Edi Tjahyana, resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Magelang periode tahun 2019-2024 oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Selasa (29/1) di Grhadika Bhakti Praja, Semarang.

Ganjar Pranowo pun mewanti-wanti kedua Bupati dan Wakil Bupati Magelang terpilih untuk dapat mengemban amanah dan mampu menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya selama lima tahun ke depan.

Ia juga meminta kepada keduanya untuk tetap menjaga integritas.

Hal ini mengingat banyak sekali kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK karena kasus korupsi, mulai dari jual beli jabatan sampai komisi proyek.

Baca: 135 Pejabat Fungsional Dilantik, Bupati Magelang : Jalankan Amanah Sebaik-baiknya

"Tugas berikutnya adalah 'nyambut gawe'. Layani masyarkaat dengan baik. Saya juga ingatkan untuk jaga integritas, berapa saja bupati yang kena OTT KPK, karena jual beli jabatan, sampai terima komisi proyek," ujar Ganjar, Selasa (29/1/2019) di sela-sela sambutannya.

Ganjar juga mendorong semua sistem dan layanan pemerintah di Kabupaten Magelang dapat diubah ke elektronik yang lebih modern, sehingga semua pekerjaan seperti pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan dengan cepat dan mudah melalui e-katalog.

"Semua didorong ke arah elektronik, perbanyak e-katalog, termasuk e-katalog lokal, sehingga pekerjaan dapat cepat dilakukan, termasuk selanjutnya perizinan," ujarnya.

Lanjutnya, perencanaan anggaran, Ganjar meminta agar dapat dioptimalkan dengan baik.

Pangkas anggaran yang tidak terlalu penting, seperti rapat koordinasi yang sekiranya dapat dilakukan dengan media sosial atau whatsapp.

Baca: Jelang Imlek, Umat Tridharma di Kota Magelang Lakukan Prosesi Pembersihan Rupang-rupang

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved