Deteksi Tumbuh Kembang Jadi Satu Hal Terpenting dalam Perkembangan Si Buah Hati

Pertumbuhan dan perkembangan dua peristiwa yang berbeda, namun saling berkaitan dan saling memengaruhi.

Deteksi Tumbuh Kembang Jadi Satu Hal Terpenting dalam Perkembangan Si Buah Hati
Istimewa/Dok.pri
Pemeriksaan SDIDTK di Posyandu Balita APOKAT 1 Dusun Bangmalang, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Minggu (20/1/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Masa tumbuh kembang anak adalah momen penting sekaligus sangat berisiko dalam setiap kehidupan anak.

Sehingga, sangat penting bagi orangtua untuk memperhatikan semua aspek yang mendukung dan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

Dosen STIKES AKBIDYO, Pri Hastuti, mengatakan pertumbuhan dan perkembangan dua peristiwa yang berbeda, namun saling berkaitan dan saling memengaruhi.

Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan ukuran, besar, jumlah, atau dimensi pada tingkat sel, organ maupun individu.

Perkembangan (development) adalah pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks.

“Perkembangan masa awal meliputi beberapa aspek kemampuan fungsional, yaitu kognitif, motorik, emosi, sosial dan Bahasa,” papar Pri Hastuti.

Perkembangan pada fase awal ini, kata Pri Hastuti, akan menentukan perkembangan fase selanjutnya.

Kekurangan pada salah satu aspek perkembangan dapat memengaruhi aspek lainnya.

Salah satu masalah yang sering terjadi pada masa 2 pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu keterlambatan tumbuh kembang anak (Developmental Delay).

” Ada data yang menunjukkan sekitar 1-3 % anak usia 0-5 tahun di dunia mengalami Developmental delay,” imbuhnya.

Di Indonesia, deteksi sini tumbuh kembang balita dapat dipantau dengan pemeriksaan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang  (SDIDTK) di posyandu.

Hal inilah yang mendasari dilakukannya  pemeriksaan SDIDTK di Posyandu Balita APOKAT 1 Dusun Bangmalang, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Minggu (20/1/2019) lalu.

Acara ini diikuti 10 orang kader Posyandu dan 30 orang balita dan pengasuh (orangtua).

Tujuan diadakannya acara tersebut diantaranya agar masyarakat mampu melakukan penanganan awal jika terjadi penyimpangan pertumbuhan, perkembangan dan mental emosional. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved