Jawa

Petugas Gabungan Bersihkan Longsor di Magelang yang Tutup Akses Jalan Borobudur-Kalibawang

Tebing setinggi 15 meter dengan panjang lima meter longsor, sehingga material longsoran menutup akses jalan Borobudur – Kalibawang.

Petugas Gabungan Bersihkan Longsor di Magelang yang Tutup Akses Jalan Borobudur-Kalibawang
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Magelang, TNI, Polri, relawan dan masyarakat melakukan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan Borobudur-Kalibawang di lokasi longsor di Dusun Sambeng II, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (25/1/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Magelang, TNI, Polri, relawan dan masyarakat melakukan pembersihan terhadap material longsor yang menutup akses jalan Borobudur-Kalibawang, Jumat (25/1/2019).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan, longsor sendiri terjadi pada Kamis (24/1/2019) sekitar pukul 19.00 WIB tepatnya di Dusun Sambeng II, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Baca: Ratusan Rumah di Sukoharjo Rusak Dihantam Puting Beliung

Baca: Pengungsi di Gowa Mencapai 3.534 Orang, Akses Jalan Banyak yang Terputus

Tebing setinggi 15 meter dengan panjang lima meter longsor, sehingga material longsoran dengan ketebalan dua meter menutup akses jalan Borobudur – Kalibawang dan menutup akses jalan menuju ke Dusun Kedungan, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur.

"Hujan dengan intensitas sedang - lebat sudah terjadi di wilayah Kecamatan Borobudur sejak pukul 14.00 WIB sehingga menyebabkan tebing yang ada di pinggir jalan Borobudur-Kalibawang longsor dan menutup akses jalan tersebut," ujar Edy pada Tribunjogja.com, Jumat (25/1/2019).

Baca: Lebarkan Sayap, Naavagreen Akan Buka Cabang Baru di Bintaro dan Jambi

Segera setelah longsor terjadi, pukul 21.11 WIB petugas mendeteksi masih berpotensi terjadi longsoran susulan yang disebabkan masih ada pergerakan tanah.

Petugas gabungan pun memutuskan membersihkan material longsor, Jumat (25/1/2019) pagi ini.

Kendati demikian, upaya pembersihan masih menggunakan cara manual. Puluhan warga dibantu relawan bencana, BPBD Kab Magelang, TNI-Polri membersihkan material menggunakan alat seadanya seperti senggrong dan sekop.

Material longsoran dari ladang pertanian Ketela dan jagung sendiri menutup badan jalan.

Warga memanfaatkan alat kompresor untuk mengambil air untuk membersihkan longsoran di sungai yang tak jauh dari lokasi.

Baca: Bencana Angin Kencang di Magelang, 7 Rumah Rusak Ringan, Puluhan Pohon Tumbang

"Kami masih menunggu alat berat datang untuk mempercepat proses pembersihan. Sementara pembersihan menggunakan cara manual, dibantu oleh warga, kami menyingkirkan longsoran dari badan jalan," ujar Edy.

Kasat Lantas Polres Magelang Setya Budi Waspada, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Magelang untuk segera menurunkan alat berat untuk mempercepat pembersihan.

"Dua alat berat bulldozer dan wheel loader akan diperbantukan guna mempercepat pembersihan material longsor," ujarnya.

Baca: Pendaki Dilarang Bawa Tisu Basah ke Gunung Merbabu

Waspada menjelaskan, jalur alternatif Borobudur - Kalibawang saat ini masih belum bisa dilalui.

Petugas telah membuat rekayasa lalu lintas, arus kendaraan dari Borobudur menuju Jogja dialihkan sementara melalui Mendut - Srowol - Sriwedari dan sebaliknya.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved