Kriminalitas

3 Pencuri Diringkus Polres Gunungkidul, 1 Tersangka Diganjar Timah Panas

Tak hanya pelaku pencurian saja yang berhasil ditangkap tetapi Polres Gunungkidul juga berhasil menangkap seorang penadah.

3 Pencuri Diringkus Polres Gunungkidul, 1 Tersangka Diganjar Timah Panas
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady saat menjelaskan kronologis pencurian kendaraan bermotor, di Polres Gunungkidul, Kamis (24/1/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pencuri sepeda motor di wilayah Nglipar diganjar timah panas oleh jajaran Polres Gunungkidul lantaran akan melarikan diri saat akan ditangkap.

Tiga tersangka yang berhasil ditangkap yakni AN, UP, dan BS.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan, tak hanya pelaku pencurian saja yang berhasil ditangkap tetapi pihaknya juga berhasil menangkap seorang penadah.

"Pengungkapan kasus bermula dari adanya laporan pencurian dua buah sepeda motor, yang terjadi dalam waktu satu malam pada hari Rabu (16/1/2019) di wilayah Desa Katongan, Kecamatan Nglipar. Petugas lalu melakukan penyelidikan serta mengumpulkan bukti-bukti," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (24/1/2019).

Berselang empat hari kejadian Polres Gunungkidul menerjunkan Tim Opsnal Polres Gunungkidul yang dipimpin oleh Ipda Ari Wibowo, bersama timnya mendapatkan titik terang dan mencurigai dua orang pemuda.

"Kita akhirnya mendapatkan dua orang yang dicurigai yaitu BS warga Dungwaru, Kecamatan Nglipar, dan AN (19) warga Tegalgiri, Sukoharjo," tambah Ari.

Ari menjelaskan setelah keberadaan kedua orang tersebut diketahui pihaknya kemudia pn melakukan penyergapan, dari hasil pemeriksaan keduanya mengakui telah melakukan pencurian di wilayah Nglipar pada Rabu (16/1/2019) malam lalu.

"Mereka mengaku telah mencuri sepeda motor yamaha vega, hinda revo, dan honda Beat di wilayah Nglipar, Gunungkidul. Dari pengakuan BS sepeda motor vega dan revo telah dijual ke UP warga Perum Sinar, Sedayu, Bantul," ucapnya.

Ari menjelaskan setelah barang bukti diperoleh pihaknya meminta BS untuk menunjukkan barang bukti sepeda motor lainnya.

"BS mengaku Yamaha Vega ada di Semin. Saat perjalanan menuju wilayah Semin, BS mencoba untuk melarikan diri dan melawan petugas. Kami sudah memberikan tembakan peringatan tidak mau berhenti dan terpaksa harus kami lumpuhkan dengan timah panas," ucapnya.

Ia mengatakan BS merupakan residivis pencurian kendaraan bermotor.

Ia bertugas mencuri sepeda motor, BS juga mengakui ada tempat lain di Gunungkidul dalam melancarkan aksinya.

"Pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan terkait kasus pencurian. Ketiga pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara," tutupnya. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved