Bisnis

Tahun 2019, Bank BPD DIY Genjot Dana Pihak Ketiga

Memasuki tahun 2019 ini, Bank BPD DIY akan terus berupaya untuk menggenjot peroleh dana pihak ketiga (DPK).

Tahun 2019, Bank BPD DIY Genjot Dana Pihak Ketiga
IST
Santoso Rohmad, Direktur Utama Bank BPD DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memasuki tahun 2019 ini, Bank BPD DIY akan terus berupaya untuk menggenjot peroleh dana pihak ketiga (DPK).

Bahkan Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad menargetkan pada tahun 2019 ini pertumbuhan DPK Bank BPD DIY dapat melebihi angka rata-rata pertumbuhan industri perbankan skala nasional.

"Katakanlah pertumbuhan dana pihak ketiga rata-rata nasional atau industri diangka 11persen, kita targetkan bisa menyentuh angka 12,5 persen atau lebih dari itu," katanya kepada TribunJogja.com, Selasa (22/1/2019).

Baca: Mengenal Sosok Santoso Rohmad, Direktur Utama Bank BPD DIY

Optimisme tersebut, lanjut Santoso, lantaran di DIY sendiri memiliki sederet potensi untuk menumbuhkan DPK tersebut.

Sebut saja kehadiran proyek bandara baru, menurutnya hal tersebut bisa menjadi peluang bank daerah untuk meraih pertumbuhan DPK.

"Hadirnya bandara baru otomatis akan membawa wisatawan, mereka datang bawa uang, butuh menginap, kuliner, jalan-jalan atau wisata, artinya apa, ini ada transaksi dan kegiatan ekonomi baru, itu yang akan kita sasar," lanjutnya.

Selain itu, menurut Santoso, berkembangnya UMKM juga menghidupkan iklim untuk menumbuhkan DPK.

Santoso bahkan menargetkan, UMKM menjadi salah satu sektor yang bakal menumbuhkan DPK.

"Wisatawan datang, UMKM akan tumbuh. Sektor itu yang akan kita genjot," katanya.

Baca: Bank BPD DIY Siap Dorong UMKM yang Ada di Sekitar Bandara NYIA Kulonprogo

Lebih lanjut, Santoso membeberkan, pihaknya perlu mempersiapkan diri untuk menggenjot DPK ini.

Sebut saja teknologi dan SDM nya.

"Kita siapkan teknologinya, salah satu produk berbasis teknologi yang kita siapkan yaitu Temane, BPD DIY Qr Code dan Cash Manajemen System-nya sehingga keuangan itu akan kita integrasikan baik BPD, Pemerintah, Masyarakat dan pelaku ekonomi termasuk bumdes," terangnya.

Sumber Daya Manusia juga tak luput dari upaya Bank BPD DIY untuk menggenjot perolehan DPK ini.

Bahkan pihaknya juga berencana akan menjadikan Bank BPD DIY menjadi bank yang dapat melakukan kegiatan usaha perbankan dalam valuta asing (valas) atau kata lain menjadi bank devisa.

"Kita akan menyasar bank devisa, kita sudah menjadi buku dua artinya platform menjadi bank devisa ini menjadi sebuah keharusan. Ini menjawab bahwa bandara sudah internasional maka kunjungan juga akan internasional oleh karena itu kita siapkan masyarakat supaya internasional maka banknya juga harus internasional," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved