Pendidikan

Sedotan Bioplastik dari Limbah Kulit Pisang dan Air Cucian Beras Ini Karya Siswi SMAN 1 Yogyakarta

Fauzia Enggarriani menambahkan, pembuatan sedotan bioplastik ini terkendala pada proses pencetakan sedotan yang manual.

Sedotan Bioplastik dari Limbah Kulit Pisang dan Air Cucian Beras Ini Karya Siswi SMAN 1 Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Fathonaty
Dua siswi SMAN 1 Yogyakarta menciptakan 'Muza Straw' yakni sedotan bioplastik ramah lingkungan dari limbah dan kulit pisang kepok dan air cucian beras. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam kehidupan sehari-hari, plastik paling banyak digunakan sebagai kantung plastik maupun sedotan plastik

Banyaknya penggunaan plastik ini dapat mengakibatkan berbagai permasalahan, satu diantaranya dapat menyebabkan pencemaran laut.

Hal ini karena sampah plastik merupakan benda yang tidak mudah terurai, sehingga dapat mengakibatkan pencemaran tanah, air dan laut.

Berawal dari hal itu, dua siswi SMAN 1 Yogyakarta menciptakan 'Muza Straw' yakni sedotan bioplastik ramah lingkungan.

Baca: Ciptakan Sedotan Organik, Karya Siswa SMAN 1 Yogyakarta Masuk 25 Finalis Toyota Eco Youth#11

Adalah Trisna Adisti dan Fauzia Enggarriani yang menciptakan sedotam bioplastik dari limbah dan kulit pisang kepok dan air cucian beras.

Trisna menjelaskan, pemilihan bahan dari kulit pisang kepok dan air cucian beras ini karena pada umumnya kulit pisang dan air cucian beras kurang dimanfaatkan dan cenderung dibuang begitu saja.

"Karena banyak limbah kulit pisang dari pedagang-pedagang, kemudian air cucian beras langsung dibuang padahal (air cucian beras) mengandung pati yang bisa jadi bahan dasar pembuatan bioplastik," kata Trisna, Selasa (22/1/2019).

Lanjut dia, kabohidrat atau hidrat arang dalam kulit pisang mengandung amilum.

Amilum atau pati ialah jenis polisakarida  karbohidrat atau kabohidrat kompleks.

Baca: Hilangkan Botol Plastik dan Sedotan, Ini Lima Inovasi Zero Plastic dari Nanamia Pizzeria

Halaman
123
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved